PPPK Paruh Waktu
Pengurus SKCK PPPK Paruh Waktu Membludak, Polres Polman Buka Pelayanan hingga Minggu
Pantauan Tribun-Sulbar.com, Sabtu (13/9/2025), antrean mulai ramai sejak pukul 08.30 Wita.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Puluhan-PPPK-paruh-waktu-mulai-mengurus-SKCK-di-Polres-Polman.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Puluhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu mulai mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Polewali Mandar (Polman).
Pantauan Tribun-Sulbar.com, Sabtu (13/9/2025), antrean mulai ramai sejak pukul 08.30 Wita.
Mereka tampak memegang berkas berisi dokumen pribadi untuk keperluan pengurusan SKCK.
Baca juga: Polresta Mamuju Diserbu PPPK Paruh Waktu Urus SKCK
Para pegawai ini mengantre di depan Satuan Intelkam Polres Polman hingga ke halaman upacara.
Pengurusan SKCK membludak sejak diumumkannya nama-nama honorer yang diusulkan menjadi PPPK paruh waktu.
Untuk memberikan pelayanan maksimal, Satuan Intelkam Polres Polman tetap buka hingga Minggu (14/9/2025).
"Sabtu dan Minggu besok buka pelayanan. Tetap harus daftar online dulu, baru setor berkas," kata Kasat Intel Polres Polman, Iptu Haspar, kepada wartawan.
Ia menyebut lonjakan pengurusan SKCK mulai terjadi sejak Jumat (12/9/2025).
Hal ini terjadi setelah keluarnya pengumuman tenaga honorer di Pemprov Sulbar yang diusulkan menjadi PPPK paruh waktu.
Begitu pula dengan Pemkab Polman, yang juga telah mengumumkan nama-nama honorer sebagai usulan PPPK paruh waktu.
"Kita sudah antisipasi. Ada penambahan personel pelayanan dan fasilitas ruang tunggu," ungkapnya.
Adapun persyaratan yang harus dilengkapi antara lain:
Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
Fotokopi akta kelahiran, ijazah, atau surat nikah
| Curhat Sawir, Nakes di Mamuju Tengah yang Mengabdi Sejak 2010 Kini Resah Pikirkan Nasib PPPK |
|
|---|
| Efisiensi Anggaran, 42 Persen APBD Pasangkayu 2026 Terserap untuk Gaji 1.991 PNS dan PPPK |
|
|---|
| Nasib 50 Honorer Puskesmas Bambu Terombang-ambing, Kapus: Masih Menanti Regulasi Final BLUD |
|
|---|
| Usulan Ditolak Kemenpan RB, Ribuan Honorer di Mamuju Harus Gigit Jari, Sekda Klaim Punya Solusi |
|
|---|
| Warga Soroti Tiga Honorer Diduga Jarang Berkantor Diangkat Jadi PPPK PW di Mapilli Polman |
|
|---|