Selasa, 2 Juni 2026

Angin Puting Beliung

Angin Puting Beliung Terjang Desa Buluparigi Pasangkayu, Atap Rumah Warga Terbang Disapu Angin

Beberapa di antaranya terlihat memindahkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan ke tempat yang lebih aman.

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Angin Puting Beliung Terjang Desa Buluparigi Pasangkayu, Atap Rumah Warga Terbang Disapu Angin
Taufan/Taufan
PUTING BELIUNG-Arhamuddin bersama personel BPBD Pasangkayu meninjau langsung kondisi rumah warga di Desa Buluparigi, Kecamatan Baras, yang rusak parah usai diterjang puting beliung, Minggu (1/3/2026) pagi. Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan assessment serta mendengarkan kronologi kejadian dari pemilik rumah. 

Ringkasan Berita:
  • Angin puting beliung menerjang rumah warga di Desa Buluparigi, Kecamatan Baras, Pasangkayu, Minggu (1/3/2026) pagi. Atap rumah rusak parah, kerugian ditaksir puluhan juta rupiah.
  • BPBD Pasangkayu dipimpin Arhamuddin turun melakukan assessment pascakejadian. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
  • Dinas Sosial Pasangkayu menyalurkan bantuan sembako dan perlengkapan tidur. Warga sekitar turut membantu membersihkan puing-puing rumah terdampak.

 

TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Rumah warga di Desa Buluparigi, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, diterjang angin puting beliung pada Minggu pagi (1/3/2026) sekitar pukul 06.00 WITA.

Peristiwa yang terjadi saat sebagian besar warga masih beraktivitas di dalam rumah itu membuat bagian atap rumah rusak parah. 

Seng-seng beterbangan dan hanya menyisakan rangka atap yang terlihat menjulang tanpa penutup.

Baca juga: Konflik Timur Tengah Ganggu Penerbangan, Imigrasi Perkuat Pengawasan di Bandara

Baca juga: Kasus Penembakan Husain di Polman, Kuasa Hukum Sebut 3 Oknum Polisi Lain Diduga Ikut Suplai Amunisi

Kondisi rumah tampak memprihatinkan.Potongan seng berserakan di sekitar halaman, beberapa di antaranya tersangkut di pepohonan tak jauh dari rumah. 

Kayu penyangga atap terlihat miring, sementara plafon rumah sebagian runtuh ke lantai. 

Perabotan di dalam rumah pun basah akibat hujan yang masuk setelah atap terangkat angin.

Suasana di sekitar lokasi kejadian masih dipenuhi sisa-sisa material bangunan. 

Warga sekitar tampak berkumpul membantu membersihkan puing-puing yang berserakan. 

Beberapa di antaranya terlihat memindahkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan ke tempat yang lebih aman.

Kepala Pelaksana BPBD Pasangkayu, Arhamuddin, bersama sejumlah personel dari BPBD Pasangkayu turun langsung meninjau lokasi kejadian. 

Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan assessment untuk menindaklanjuti dampak kerusakan yang ditimbulkan.

“Kami melakukan pendataan dan assessment untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya,” ujar Arhamuddin di sela-sela peninjauan.

Dalam kunjungan itu, tim BPBD mengecek secara detail kondisi rumah yang mengalami kerusakan parah serta mendengarkan langsung kronologi kejadian dari pemilik rumah. 

Saat angin kencang datang, pemilik rumah sedang berada di dalam rumah. Namun, ia segera keluar menyelamatkan diri ketika atap mulai terangkat.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved