Pasangkayu
Libur Hari Lahir Pancasila, Wisata Batu Alam Pasangkayu Dipadati Ratusan Pengunjung
Para pengunjung terlihat asyik bermain air di sungai yang jernih, bersantai bersama keluarga
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/wisata-alam.jpg)
Ringkasan Berita:
- Objek Wisata Batu Alam di Desa Kaluku Nangka, Pasangkayu, dipadati ratusan pengunjung saat libur Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026). Wisatawan menikmati suasana sungai yang jernih dan alam yang sejuk.
- Wahana arung jeram dan flying fox menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. Tarif arung jeram dipatok Rp200 ribu per kelompok, sedangkan flying fox Rp25 ribu per orang.
- Pengelola wisata menyebut jumlah pengunjung meningkat sejak libur Idul Adha. Dengan tiket masuk Rp15 ribu termasuk parkir
TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Objek wisata Batu Alam di Desa Kaluku Nangka, Kecamatan Bambaira, Kabupaten Pasangkayu, dipadati pengunjung pada hari libur peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026).
Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi, ratusan wisatawan lokal maupun luar daerah tampak memadati kawasan wisata yang berada di sepanjang aliran sungai tersebut sejak pagi hingga sore hari.
Para pengunjung terlihat asyik bermain air di sungai yang jernih, bersantai bersama keluarga, serta menikmati makanan yang dibawa dari rumah maupun yang dijual oleh pedagang di sekitar lokasi wisata.
Baca juga: Viral Wanita Keguguran di Mamasa, Ditandu 10 Km ke Puskesmas karena Jalan Rusak
Baca juga: Loker BTPN Syariah Sulbar Juni 2026: Kesempatan Berkarir Profesional dan Jalan-jalan ke Luar Negeri
Kalangan anak-anak hingga orang tua tampak menikmati suasana alam yang sejuk dan asri.
Sejumlah pengunjung terlihat berenang di tepian sungai, sementara lainnya memilih duduk di gazebo sambil menikmati pemandangan alam.
Selain menawarkan keindahan sungai dan bebatuan alam, objek wisata ini juga menyediakan sejumlah wahana permainan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Dua wahana yang paling diminati adalah arung jeram dan flying fox.
Untuk menikmati wahana arung jeram, pengunjung dikenakan tarif Rp200 ribu per kelompok dengan kapasitas maksimal enam orang. Sedangkan wahana flying fox dibanderol Rp25 ribu per orang.
Salah seorang pengunjung, Dahlia, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk menghabiskan waktu libur di lokasi tersebut.
"Tempatnya bagus dan udaranya sejuk. Anak-anak juga senang karena bisa bermain air dan mencoba wahana yang tersedia. Kami hampir setiap ada libur datang ke sini," ujarnya.
Menurut Dahlia, wisata Batu Alam Kaluku Nangka kini menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat Pasangkayu untuk menghabiskan waktu bersama keluarga saat akhir pekan maupun hari libur nasional.
Sementara itu, Ketua Pengelola Wisata Batu Alam Kaluku Nangka, Usman, mengatakan lonjakan pengunjung sudah mulai terlihat sejak libur Hari Raya Idul Adha beberapa hari lalu.
Menurutnya, sejak masa libur tersebut jumlah wisatawan yang datang terus meningkat dan hingga kini kawasan wisata masih ramai dikunjungi.
"Alhamdulillah sejak libur lebaran kurban kemarin sampai sekarang pengunjung masih ramai. Hampir setiap hari ada wisatawan yang datang, baik dari Pasangkayu maupun dari daerah lain," kata Usman saat ditemui di lokasi.
| Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi se-Sulawesi, Bupati Pasangkayu Komitmen Tekan Stunting & Inflasi |
|
|---|
| Warga Keluhkan LPG Langka, Diskoperindag Pasangkayu Rencana Tambah Pangkalan di Bambaira |
|
|---|
| Minyakita Langka di Kios, Stok Melimpah di RPK Bulog Pasangkayu Dijual Sesuai HET |
|
|---|
| Pantai Koa Koa Pasangkayu Ramai Dipadati Pengunjung saat Libur Iduladha 1447 H |
|
|---|
| Darwin dan Keluarga Menangis Saksikan Sapi Kesayangan Disembelih untuk Kurban |
|
|---|