Karyawan Hilang
Pekerja Koperasi di Pasangkayu Dikabarkan Hilang Kontak Usai Dibonceng Suami Nasabah
Sejak percakapan itu, korban tidak lagi bisa dihubungi. Nomor ponselnya juga tidak aktif hingga kini
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Ilustrasi-Orang-Hilang.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Misteri hilangnya seorang pekerja koperasi asal Desa Maponu, Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, mulai terungkap setelah keterangan terbaru dari rekan kerjanya, Wizrah.
Korban diketahui terakhir kali berkomunikasi melalui pesan WhatsApp dengan Wizrah pada Kamis (18/9/2025) malam.
Dalam pesan tersebut, korban mengabarkan sedang dibonceng oleh suami salah satu nasabah.
Baca juga: Berbagai Jenis Sampah Penuhi Kolong Jembatan Pertokoan Majene, DLHK Minta Warga Sadar Diri
Baca juga: Kanwil Kemenkum Sulbar dan DPRD Mamuju Tengah Harmonisasi Dua Rancangan Perda
Saat itu, korban menyebut hendak diajak mengambil uang, namun sempat mengaku merasa takut karena jalan yang dilalui justru masuk ke area kebun.
“Dia bilang takut, karena jalan yang dilewati malah masuk ke kebun. Tapi tidak jelas suami nasabah yang mana,” ungkap Wizrah, Jumat (19/9/2025).
Sejak percakapan itu, korban tidak lagi bisa dihubungi. Nomor ponselnya juga tidak aktif hingga kini.
Sementara itu, pihak keluarga menyebut kasus ini masih belum bisa dilaporkan secara resmi ke polisi karena belum memenuhi batas waktu 2 kali 24 jam orang hilang.
Kasat Reskrim Polres Pasangkayu, Iptu Rully Marwan, saat dikonfirmasi Tribun-Sulbar.com, membenarkan hal tersebut.
“Belum ada laporan masuk ke kami, sehingga pihak kepolisian masih belum bisa bergerak,” ujarnya.
Korban diketahui sudah hampir satu tahun bekerja di sebutah koperasi Cabang Lalombi, Sulawesi Tengah.
Hingga berita ini diturunkan, keberadaannya masih belum diketahui.
Keluarga bersama rekan kerja terus berupaya melakukan pencarian, sembari berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com, Taufan
| Keluarga Hijrah Terima Santunan Rp150 Juta dari PNM di Rumah Duka, Ririn: Terima Kasih Terus Dibantu |
|
|---|
| Keluarga Korban Hijrah di Pasangkayu Desak Polisi Usut Keterlibatan Istri Tersangka Risman |
|
|---|
| Risman Akui ke Pengacara, Perkosa Karyawan Koperasi di Pasangkayu Sebelum Habisi Nyawa Korban |
|
|---|
| Keluarga Hijrah Terima Bantuan Duka dari Perusahaan Tempat Korban Bekerja |
|
|---|
| Dinsos Pasangkayu Beri Bantuan untuk Kakek Hijrah, Korban Pembunuhan Suami Nasabah |
|
|---|