Jumat, 15 Mei 2026

Jembatan Ambruk

Jembatan Gantung Dusun Palado Mamasa Rusak Parah Diterjang Banjir, Akses Warga Putus

Jembatan berbahan besi tersebut tampak penyok dan bengkok akibat kuatnya arus banjir yang melanda wilayah tersebut.

Tayang:
Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Jembatan Gantung Dusun Palado Mamasa Rusak Parah Diterjang Banjir, Akses Warga Putus
Istimewa/istimewa
JEMBATAN- Jmbatan gantung di Dusun Palado, Desa Indobanua, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, rusak parah usai diterjang banjir, Jumat (15/5/2026). Derasnya arus sungai membuat badan jembatan besi penyok dan bengkok hingga tidak dapat lagi dilalui warga. 
Ringkasan Berita:
  • Jembatan gantung di Dusun Palado, Kecamatan Mambi, Mamasa rusak parah usai diterjang banjir, Jumat (15/5/2026). Badan jembatan besi tampak bengkok akibat derasnya arus sungai.
  • Warga kini kesulitan beraktivitas setelah jembatan penghubung antar dusun itu tidak lagi bisa dilalui, termasuk oleh pejalan kaki.
  • Jembatan sebelumnya juga sempat terdampak banjir tahun lalu, namun masih dapat digunakan. Kali ini kerusakan lebih parah hingga akses warga terputus.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Jembatan gantung di Dusun Palado, Desa Indobanua, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), rusak parah usai diterjang banjir, Jumat (15/5/2026) dini hari.

Jembatan berbahan besi tersebut tampak penyok dan bengkok akibat kuatnya arus banjir yang melanda wilayah tersebut.

Kondisi jembatan kini tidak lagi bisa dilalui warga, termasuk pejalan kaki.

Baca juga: Banjir Terjang Aralle Mamasa, 7 Rumah Terdampak, Jalan Tertutup Longsor

Baca juga: Pesona Pantai Batumianak, Magnet Wisatawan Mamuju Tengah saat Long Weekend

Padahal, jembatan gantung itu merupakan akses utama masyarakat yang menghubungkan antar dusun di wilayah Desa Indobanua.

Akibat kerusakan tersebut, aktivitas warga terganggu, terutama saat hendak menuju kebun maupun menjalankan aktivitas sehari-hari.

Seorang warga setempat, Ani, mengatakan jembatan tersebut sebelumnya juga sempat terdampak banjir pada tahun lalu.

Namun saat itu kondisinya masih bisa digunakan warga untuk melintas.

“Sempat juga kena banjir tahun lalu, tapi masih bisa dilewati. Tapi tadi malam saat banjir, kondisinya begini dan sudah tidak bisa lagi dilalui, bahkan pejalan kaki juga tidak bisa,” ujar Ani.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki jembatan tersebut karena menjadi jalur vital bagi masyarakat.

Hingga kini warga masih menunggu penanganan lebih lanjut sambil khawatir akses transportasi dan aktivitas ekonomi semakin terganggu akibat putusnya jalur penghubung tersebut. (*)

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved