Jumat, 15 Mei 2026

Banjir Mamasa

Banjir Terjang Aralle Mamasa, 7 Rumah Terdampak, Jalan Tertutup Longsor

Nasruddin menyebut tanah longsor juga terjadi di Desa Aralle Selatan dan Desa Uhailanu, Kecamatan Aralle.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Banjir Terjang Aralle Mamasa, 7 Rumah Terdampak, Jalan Tertutup Longsor
Istimewa/istimewa
BANJIR MAMASA-Personel kepolisian saat membantu warga terdampak banjir di beberapa desa Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, Sulbar, Jumat (15/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Curah hujan tinggi memicu banjir dan tanah longsor di Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Jumat (15/5/2026). Sedikitnya tujuh rumah warga terdampak dan akses jalan tertutup material longsor.
  • Banjir bandang melanda Desa Hahangan sejak Kamis sore akibat hujan lebat. Warga bersama aparat kepolisian kini membersihkan lumpur yang masuk ke rumah-rumah.
  • Longsor terjadi di Desa Aralle Selatan dan Desa Uhailanu. Akses jalan di Uhailanu tidak bisa dilalui kendaraan roda empat 

 


TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA- Tingginya cura hujan menyebabkan terjadinya banjir dan tanah longsor di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (15/5/2026).

Sedikitnya tujuh rumah warga dilaporkan terdampak banjir serta longsor menutup akses jalan.

Banjir terjadi sejak Kamis (14/5/2026) kemarin lantaran intensitas hujan cukup tinggi.

Kondisi terkini warga harus menyingkirkan sisa lumpur bawaan banjir merenda rumah.

Baca juga: BUMN Baru Bentukan Danantara Akan Garap Tambang Logam Tanah Jarang di Mamuju

Baca juga: Ramalan Shio Hari Ini, Shio Anjing Super Sibuk, Kuda Dapat Peluang Emas

“Penyebabnya curah hujan dengan intensitas lebat di wilayah Kecamatan Aralle,” kata Kapolsek Aralle Iptu Nasruddin dalam keterangannya.

Menurut Nasruddin, banjir melanda Desa Hahangan, Kecamatan Aralle, terjadi Kamis sore (14/05) sekira pukul 17.30 Wita.

Sejumlah personel Polsek Aralle telah berada di lokasi untuk membantu warga terdampak banjir.

Beberapa rumah di Desa Hahangan dilaporkan terdampak banjir bandang. 

Nasruddin menyebut tanah longsor juga terjadi di Desa Aralle Selatan dan Desa Uhailanu, Kecamatan Aralle.

Menurutnya, longsoran di Desa Aralle Selatan masih bisa dilakui kendaraan. 

Sementara longsor di Desa Uhailanu menutup seluruh badan jalan hingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

“Akses jalan poros mengalami kerusakan sehingga kendaraan roda 4 tidak dapat melintas,” terangnya.

Dia mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar mengirim alat bersih untuk membersihkan material longsor yang menutup jalan.

Hingga saat ini petugas belum menerima adanya laporan korban jiwa atas musibah banjir ini.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.Com, Fahrun Ramli 

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved