Dugaan Korupsi Mamasa
Dugaan Korupsi di Dinas PU Mamasa, Fraksi Mahasiswa Desak APH Bertindak
Alim mengungkapkan, telah terjadi pola pengelolaan anggaran tidak transparan, tidak akuntabel, dan sarat kejanggalan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/KORUPSI-Ketua-Fraksi-Mahasiswa-Sulbar-Alim-Bahri.jpg)
Ringkasan Berita:
- Fraksi Mahasiswa Sulbar menduga adanya praktik korupsi dan penyimpangan anggaran di Dinas PU Kabupaten Mamasa pada empat kegiatan dengan total ratusan juta rupiah.
- Dugaan meliputi ketidaksesuaian pekerjaan, kurangnya transparansi, hingga indikasi mark-up anggaran yang berpotensi melanggar UU Tipikor dan aturan pengelolaan keuangan negara.
- Mahasiswa mendesak aparat penegak hukum segera bertindak dan mengancam akan melakukan demonstrasi serta melaporkan kasus ini ke tingkat provinsi dan pusat.
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Ketua Fraksi Mahasiswa, Alim Bahri, menyampaikan kecaman keras terhadap dugaan praktik korupsi dan penyimpangan anggaran di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mamasa.
Alim mengungkapkan, telah terjadi pola pengelolaan anggaran tidak transparan, tidak akuntabel, dan sarat kejanggalan.
Kata dia, sejumlah kegiatan dibiayai dari uang rakyat diduga kuat tidak dilaksanakan sebagaimana mestinya dan berpotensi merugikan keuangan daerah.
Baca juga: Mahasiswa Desak Kejari Segera Umumkan Tersangka Dugaan Korupsi Hibah KONI Polman
Baca juga: Kerugian Negara Sudah Dihitung, Tersangka Kasus Dugaan Korupsi KONI Polman Segera Diumumkan
Adapun kegiatan yang menjadi sorotan kami adalah sebagai berikut:
1. Pembersihan Ruas Jalan Mambi-Saluassing-Sondonglayuk
Nilai Anggaran: Rp211.000.000
Menurut Alim, pekerjaan ini diduga tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
"Minimnya keterbukaan informasi publik, tidak transparannya rincian penggunaan anggaran, serta hasil pekerjaan yang dipertanyakan menimbulkan kecurigaan adanya penyimpangan," katanya.
2. Dana Persiapan Lokasi Kunjungan Presiden Republik Indonesia
Nilai Anggaran: Rp363.000.000
Anggaran untuk persiapan kunjungan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kata dia, diduga tidak proporsional dan tidak transparan.
"Kami menilai terdapat indikasi perencanaan yang tidak rasional dan berpotensi direkayasa. Kunjungan kepala negara tidak boleh dijadikan tameng untuk membenarkan pemborosan atau dugaan manipulasi anggaran," tegasnya.
3. Pekerjaan Ruas Jalan Mambi-Rantepalado
Nilai Anggaran: Rp101.000.000
Berdasarkan temuan lapangan, pekerjaan ini diduga tidak memenuhi spesifikasi teknis dan terindikasi dilakukan tanpa perencanaan yang matang.
"Jika benar, maka ini adalah bentuk kelalaian serius atau bahkan indikasi penyimpangan yang disengaja," katanya.
4. Pembersihan Ruas Jalan Saluassing-Salukepopo
Nilai Anggaran: Rp181.000.000
Dugaan Korupsi Mamasa
korupsi Sulbar
korupsi
Aparat Penegak Hukum
Sulawesi Barat
Fraksi Mahasiswa Sulbar
Alim Bahri
| Sosok Jenderal Polisi Dua Bintang asal Bugis Paling Ditakuti di Kepolisian |
|
|---|
| Lirik Lagu Mandar Naroya-roya Pandra |
|
|---|
| Bank Mandiri Buka Lowongan Kerja April 2026, Cek Posisi yang Dibutuhkan Mulai Tamatan SMA D3 dan S1 |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Sulbar Rabu 8 April 2026: Berpotensi Hujan Sedang di Siang Hari |
|
|---|
| Perkara Barcode, Karyawan SPBU Belang-Belang Mamuju Diancam Parang oleh Sopir Pickup |
|
|---|