Sabtu, 16 Mei 2026

Longsor Mamasa

Rumah 10 Kepala Keluarga Terancam Lenyap Akibat Longsor di Dusun Salukatambi Mamasa

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Mamasa menemukan material longsoran yang menyebabkan pekarangan warga terbawa arus longsor

Tayang:
Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto Rumah 10 Kepala Keluarga Terancam Lenyap Akibat Longsor di Dusun Salukatambi Mamasa
Abd Rahman/Pemprov Sulbar
Pantau Longsor - Dua petugas sedang memantau area yang tertimpa longsor di di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat tepatnya di Dusun Salukatambi, Desa Penatangan, Kecamatan Buntumalangka, abut (13/12/2025). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Longsor Kembali terjadi di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat tepatnya di Dusun Salukatambi, Desa Penatangan, Kecamatan Buntumalangka, abut (13/12/2025).

Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka akibat kejadian tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mamasa, Gusti Harmiawan, menjelaskan bahwa tanah longsor terjadi akibat curah hujan yang tinggi dan berlangsung secara terus menerus di wilayah tersebut.

Baca juga: BPKPD Sulbar Kejar Pajak Air Permukaan Rp12 Miliar dari Perusahaan Sawit

Baca juga: KRONOLOGI Nelayan di Desa Tonyaman Polman Meninggal Saat Melaut

Dari hasil pendataan di lapangan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Mamasa menemukan material longsoran yang menyebabkan pekarangan warga terbawa arus longsor, sehingga sejumlah rumah warga di sekitar lokasi terdampak sekitar 10 Kepala keluarga terancam ambruk.

"Sebagai langkah penanganan, BPBD Kabupaten Mamasa telah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Sulawesi Barat, TNI, Polri, instansi terkait, serta pihak kecamatan dan desa guna melakukan penanganan darurat dan pemantauan lanjutan terhadap potensi bencana susulan, termasuk ancaman banjir," ujar Gusti.

Terancam Ambruk

Ia menambahkan, kondisi saat ini, rumah-rumah warga di sekitar lokasi longsor masih terancam ambruk akibat pekarangan yang terbawa arus longsoran, sehingga diperlukan kewaspadaan dan pemantauan intensif.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, menyampaikan pihaknya terus melakukan koordinasi dan pemantauan perkembangan situasi di lapangan.

“Sesuai arahan Gubernur Sulawesi Barat, Bapak Suhardi Duka, kami menginstruksikan seluruh jajaran BPBD untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan bencana,” tegas Yasir Fattah. (*)

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved