Nenek dan Cucu Tenggelam
SAR Makassar Dilibatkan Cari Nenek dan Cucu Diduga Hanyut di Mamasa, Petugas Pakai Drone Thermal
Selain itu Timsar gabungan juga berbagi kelompok untuk mencari korban sekitar lokasi kejadian namun hingga saat ini nihil juga.
Penulis: Hamsah Sabir | Editor: Ilham Mulyawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kumpul-Pasukan-SAR-Gabungan.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Hari kedua proses pencarian korban terbawah arus sungai di Dusun Talambai, Desa Tawalian Timur, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, masih nihil.
Sebelumnya dua warga di wilayah tersebut dikabarkan hilang terbawah arus sungai pada, Sabtu (15/3/2025) kemarin.
Korban bernama Datu Lakbi alias Indo Lina dan cucunya Aprilia (5) tahun.
Setelah proses pencarian hari pertama dilakukan, jejak korban berupa jaket ditemukan warga tak jauh dari lokasi kejadian.
Proses pencarian korban pada hari kedua dilanjutkan dan hingga pada sore hari belum mebuahkan hasil.
Tim SAR gabungan dari Basarnas Mamuju, BPBD Mamasa dan TNI Polri, terkendala kondisi cuaca yang tak menentu.
Selain itu Timsar gabungan juga terkendala medan yang begitu sangat ekstrim dan arus sungai yang sangat deras.
Basarnas mencoba melakukan pencarian dengan mengguankan drone thermal namun hasilnya masih nihil.
Selain itu Timsar gabungan juga berbagi kelompok untuk mencari korban sekitar lokasi kejadian namun hingga saat ini nihil juga.
Wakapolres Mamasa, Kompol Restu Indra Pamungkas, S.T., M.Si., menghadiri sebuah presentasi yang diadakan oleh Basarnas Provinsi Sulawesi Barat di Posko Komando SAR Gabungan, Kantor Kelurahan Tabang, Kecamatan Tabang, Kabupaten Mamasa, Minggu (16/3/2025).
Kegiatan yang dimulai pada pukul 11.00 WITA ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tim terkait, antara lain Kapolres Mamasa, AKBP Muchlis Nadjar; Dandim 1428/Mamasa, Letkol Inf. Laode Iril Syahdar; Kabag Ops Polres Mamasa, AKP Dedi Yulianto; serta perwakilan dari Kapolsek Pana, Kapolsek Mamasa, Kasat Samapta Polres Mamasa, tim BPBD, Basarnas Mamuju, dan perwakilan Kemensos.
Baca juga: Pemilik Warung Kecewa Demo HMI Ricuh di Stikes BBM Majene: Usaha Terganggu, Jalan Macet!
Baca juga: Negara Berhemat dengan Efisiensi Anggaran Potensi Memangkas Kualitas Pendidikan
Dalam presentasinya, Devis dari Basarnas Sulawesi Barat menjelaskan bahwa upaya pencarian korban yang hilang akibat terseret arus sungai di Dusun Salutondok (Talambai), Desa Tawalian Timur, Kecamatan Tawalian, telah dilakukan dengan mengandalkan teknologi drone thermal.
Pencarian awal dilakukan di daerah Tandung (jembatan) Desa Bakadisura, yang kemudian menyusuri jalur menuju penyeberangan antara Desa Bakadisura dan Desa Salukona.
Untuk memperluas cakupan pencarian, pihak Basarnas juga telah meminta bantuan tim dari Basarnas Kota Makassar.
Upaya ini dilakukan mengingat kondisi sungai di Sulawesi Selatan yang lebih lebar dan dangkal, sehingga diyakini dapat mempermudah proses pencarian, mengingat ada kemungkinan korban telah terbawa arus menuju wilayah tersebut.
| SAR Kini Cari Nenek dan Cucu Tenggelam di Talambai Mamasa Sulbar di Sungai Ollon Toraja |
|
|---|
| Bocah Hanyut di Sungai Masuppu Mamasa Belum Ditemukan, Tim SAR Perluas Pencarian ke Tana Toraja |
|
|---|
| Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Nenek dan Cucu Tenggelam di Mamasa Sulbar ke Tana Toraja |
|
|---|
| Hari ke-5 Pencarian, Nenek dan Cucunya yang Diduga Tenggelam di Talambai Mamasa Belum Ditemukan |
|
|---|
| KRONOLOGI Nenek dan Cucu di Mamasa Hilang Diduga Tenggelam di Sungai Saat Cuci Sarung |
|
|---|