Uang Palsu
Pelaku Uang Palsu di Malunda Majene Menyasar Ruko Kecil dan Konter HP, Ini Modusnya
pelaku yang masih dalam penyelidikan menggunakan modus transfer uang melalui layanan BRI Link.
Penulis: Anwar Wahab | Editor: Munawwarah Ahmad
TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Peredaran uang palsu (upal) kembali meresahkan warga Kabupaten Majene. Kali ini, dua lokasi di Kecamatan Malunda menjadi sasaran pelaku.
Diketahui peredaran uang tersebut terjadi sejak kemarin Rabu (18/12/2024), terdapat dua tempat yang sudah menjadi korban yaitu ruko kecil di Lingkungan Pucca Owa, Kelurahan Malunda, dan counter hp di Lingkungan Kalorang, Kelurahan Lamungan Batu di Kecamatan Malunda.
Baca juga: Uang Palsu Beredar di Mamuju Tengah dan Majene, Pj Sekprov Sulbar Bakal Koordinasi ke BI
Baca juga: 23 Jadwal Kapal Pelni KM Nggapulu Desember 2024 - Januari 2025: Update Terbaru hingga 8 Januari
Menurut Kapolsek Malunda, Iptu Irwan mengatakan, ada beberapa modus yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya modus tersebut seperti, melakukan pertukaran dan transferan.
"Jadi ada beberapa modus yang digunakan, yaitu modus transferan dan penukaran uang di ruko maupun konter HP,"kata Irwan saat dikonfirmasi Tribun Sulbar.com via telepon, Kamis (19/12/2024).
Lebih lanjut ia mengatakan, modus tersebut biasanya menyasar ke ruko-ruko kecil maupun konter yang dianggap tidak akan mengetahui aksinya tersebut.
Iptu Muh. Irwan, mengaku, bahwa pelaku yang masih dalam penyelidikan menggunakan modus transfer uang melalui layanan BRI Link.
Menurutnya kios dan counter sepanjang jalan dan masyarakat, khususnya pemilik kios, diimbau untuk lebih waspada dan teliti dalam menerima uang dari pelanggan.
Diketahui juga Upal yang dibelanjakan di beberapa tempat ini dilakukan oleh beberapa orang lelaki yang memakai masker.
Orang-orang ini akan menargetkan pembelian yang dianggap masih awam terkait uang palsu dan tidak akan memperhatikan tekstur uang tersebut.
Seperti video yang viral di medsos FB atas nama Hatunnabaqasrar, terdapat gadis belia yang tertipu dengan uang palsu tersebut, dengan modus beli rokok.
Ia bahkan sampai menerima uang itu dan memberikan pelaku kembalian hingga puluhan ribu rupiah.
"Kami meminta masyarakat untuk berhati-hati dengan modus semacam ini. Jika menemukan uang yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwajib," ujar Iptu Muh. Irwan.
Diketahui Polisi saat ini terus melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku dan mencegah peredaran uang palsu lebih lanjut.
Dari hal itu masyarakat diimbau untuk segera melapor jika menemukan kejadian serupa di wilayah mereka guna menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
Laporan wartawan Tribun Sulbar.com Anwar WahabÂ
Kasus Uang Palsu, Eks Kepala Perpustakaan UIN Makassar Menangis di Hadapan Hakim Minta Keringanan |
![]() |
---|
Eks Staf Honorer UIN Alauddin Makassar Dituntut Enam Tahun Penjara dalam Kasus Uang Palsu |
![]() |
---|
Dituding Punya Uang Palsu dan Rp 700 T, Annar Melawan , Akan Lapor Irjen Yudhiawan dan AKBP Reonald |
![]() |
---|
Dua Terdakwa Uang Palsu, Termasuk Oknum ASN DPRD Sulbar, Dituntut 3 Tahun Penjara |
![]() |
---|
Mantan Kepala Perpustakaan UIN Makassar Menangis di Sidang Kasus Uang Palsu : Saya Menyesal |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.