Berita Mamasa
Warga Mamasa Cuan Usai Sulap Sawah Jadi Lahan Budidaya Cabai
Luas lahan cabainya berkisar seperempat hektare, dengan jumlah pohon cabai sekitar tiga ribu pohon.
Penulis: Hamsah Sabir | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Suaib-43-Seorang-petani-bud.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Kisah inspiratif seoarang warga di Dusun Lembatoba, Desa Saluahok, Kabupaten Mamasa, Suaib(43) sulap lahan sawah jadi lahan cabai merah.
Lahan cabainya berada di Dusun Bungin, Desa Saluahok, tepat di pinggir jalan antara Desa Mehalaan dan Desa Saluakok.
Baca juga: Yani Pepi Minta Perusahaan Sawit di Pasangkayu Patuhi 4 Rekomendasi DPRD Terkait HGU
Baca juga: Akademisi UGM Kritisi Soal Ini Tentang Pariwisata Karampuang Mamuju
Luas lahan cabainya berkisar seperempat hektare, dengan jumlah pohon cabai sekitar tiga ribu pohon.
Ditemui awak media di lahan cabainya Minggu (18/8/2024), Suaib bercerita awal mula menjadi petani cabai.
Dikisahkan Suaib, keputusannya menjadi petani budidaya cabai terinspirasi dari warga Transmigrasi di Rano, Desa Mehalaan, Kecamatan Mehalaan.
Bermodal tekad, pria berumur 43 tahun itu akhirnya alih fungsikan lahan sawah menjadi budidaya cabai.
Suaib menceritakan, setelah beberapa kali mengunjungi lahan cabai milik warga trasnmigrasi akhirnya memutuskan untuk menjadi petani budidaya cabai.
Kepada awak media ia bercerita tentang awal mula dirinya memustuskan memilih alih fungsikan sawah.
"Awalnya, saya terinpirasi oleh warga transmigrasi di Rano (Red)," kisah Suaib saat ditemui di lahan cabainya, Minggu (18/8/2024).
Saat itu kata dia, ia meminta lahan sawah milik mertuanya untuk ia jadikan budidaya cabai merah.
"Awalnya saya tanya mertua, berapa hasil panen padinya setiap panen dan mertua langsung iakan juga," katanya.
Di akhir tahun 2023 lalu, akhirnya ia mulai rencananya jadi petani cabai.
Berjalan beberapa bulan, ia mulai mepersiapkan lahan.
Ia katakan, pada saat mulai buat bedeng (lahan cabai) ia gaji 15 karyawan.
"Modalnya sekitar Rp 2 jutaan lebih bikin bedeng," jelas Suaib.
| KISAH 50 Kepala keluarga Tempuh 1,5 Km Demi Setetes Air Bertahan di Pepana Mamasa dalam Keterbatasan |
|
|---|
| Rumah Petani di Mamasa Terbakar 7 Karung Gabah dan 5 Karung Kopi Ludes Dilalap Kerugian Rp25 Juta |
|
|---|
| Longsor Tutup Akses Jalan, 6 Desa di Tabulahan Mamasa Sudah 2 Pekan Terisolir |
|
|---|
| Bawa Materi di Retreat Pemkab Mamasa, Junda Dorong Birokrasi Kompak dan Kolaboratif |
|
|---|
| Innalillahi, Pekerja Rusun Polsek Mamasa Meninggal Mendadak Disebut Sempat Keluhkan Nyeri Dada |
|
|---|