Opini
Kiamat Layar 2035
Vision Pro adalah kacamata pertama Apple yang menggunakan teknologi AR dengan nuansa digital dan dunia nyata masuk dalam satu pandangan yang sama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Ahmad-Sukarno-SIP-MAdmSDA-Widyaiswara-Puslatbang-KMP-LAN-RI.jpg)
Atau bahkan bisa juga kacamata ini digunakan pada dunia kedokteran ketika ingin melakukan operasi bedah, membantu manusia melihat jaringan tubuh yang akan dilakukan tindakan operasi, menghubungkan kacamata super ini dengan perangkat server yang ada, langsung bisa melakukan pandangan AR yang mengesankan.
Contoh selanjutnya misalnya, TV di rumah dan di perkantoran, selamat tinggal TV dengan layar lebar, TV akan menjadi kecil dengan hanya mempunyai fungsi semacam decoder sinyal siaran dan perangkat hardware yang mengelola siaran dari satelit dan kemudian di koneksikan dengan kacamata super, cuma memang kelemahannya adalah setiap orang harus memiliki kacamata super supaya bisa menonton TV di rumah.
Bagaimana perkembangan teknologi TV Samsung yang terkenal dengan layarnya yang tipis dan melengkung, siapa yang tidak kenal dengan SONY dengan teknologi layarnya yang tahan banting itu, saya teringat ketika masa tahun 2015 hingga tahun 2024 ini, produsen TV seperti SONY dan Samsung berlomba lomba menciptakan layar besar, tipis, bahkan ada yang melengkung.
Seperti tidak ada habisnya perkembangan inovasi layar yang diciptakan untuk memenuhi kenyamanan manusia ketika nonton TV di rumah, hadir dengan pengalaman suasana seperti biskop, dengan suara yang jernih menggelegar, pancaran sinar layar yang sangat jernih.
Selanjutnya, Bioskop. Anda nanti hanya akan nongkrong di bioskop tanpa harus masuk lgi dalam ruangan duduk berjejer lalu nonton bareng, cukup dengan memakai kacamata super yang disewakan, lalu duduk manis di cafe XXI yang disediakan lalu nonton film box office. Sangat keren. Tentu bisa saja manusia melakukan nonton bioskop di rumah saja, tapi untuk strategi bisnis bioskop tetap disiapkan di Mall.
Apa yang mendasari lahirnya pemikiran ini adalah ketika Laptop Spacetop G1 diciptakan tanpa layar dimana menggunakan teknologi AR. Laptop tanpa layar ini merupakan pertama di dunia sebagai sebuah konsep yang kemungkinan akan dijual resmi dipasaran akhir tahun 2024.
Terlepas dari jadi tidaknya laptop super ini diresmikan peluncurannya, yang terpenting bagi manusia abad 21 masa depan bahwa dengan kemajuan teknologi komputer, teknologi kecerdasan buatan, hingga pada teknologi AR yang digital dengan pandangan yang semakin nyata akan menjadi arah kemajuan baru manusia di awal tahun 2035, pergeseran teknologi begitu cepat dan transformasi teknologi tersebut akan membuat punahnya perangkat-perangkat elektronik di rumah, perkantoran, atau dimana saja yang menggunakan layar lebar.
Punahnya layar-layar elektronik tersebut sebagai tanda terjadinya lagi perubahan pergeseran peradaban manusia modern dimana anda ketahui ketika teknologi layar elektronik mulai muncul dan semakin menggila ketika terjadi pergeseran pada tahun 50-an. Manusia mengalami lonjakan teknologi baru pertama kali manusia berhubungan dengan layar elektronik dan saat itu dunia dilanda demam layar, semua rumah dipenuhi dengan layar-layar TV.
Perjalanan yang sangat panjang jika dilakukan pengukuran waktu misalnya dimulai tahun 1950 hingga tahun 2035, selama 85 tahun perjalanan layar elektronik menemani peradaban manusia dan harus bergeser dan berakhir pada tahun 2035. Semoga dimasa akan datang teknologi ini akan hadir sehingga tercipta peradaban baru dan akan tercatat dalam sejarah manusia modern.(*)
| Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen Saat Konflik Timur Tengah Bank Indonesia Sedang Jaga Stabilitas |
|
|---|
| Menjaga Badai Geopolitik |
|
|---|
| Batas Kewenangan dalam Relasi Antar Lembaga Negara |
|
|---|
| Setelah Salim S. Mengga: Siapa Bisa Menyamai, Bukan Sekadar Mengisi? |
|
|---|
| Membongkar Praktik Nonjob Birokrasi Gubernur Sulawesi Barat |
|
|---|