Bapperida Sulbar
Bapperida Sulbar Masuk Tim Teknis Penyusunan Rancangan Peraturan Presiden Daerah Penyangga IKN
Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana mengungkapkan pihaknya sangat menyambut baik hal tersebut.
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dilibatkan sebagai Anggota Tim Teknis Penyusunan Rancangan Peraturan Presiden (RPerpres) Pengembangan Daerah Penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hal ini disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian RI melalui Surat Undangan Rapat Tim Teknis Penyusunan Peraturan Presiden Daerah Penyangga IKN, per tanggal 21 Februari 2024.
Baca juga: Program Senter KIM Diskominfo Sulbar Sasar Pelajar SMA, Edukasi Pemanfaatan Internet dengan Bijak
Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana mengungkapkan pihaknya sangat menyambut baik hal tersebut.
“Kami sangat menyambut baik terkait rencana Pembuatan Peraturan Presiden untuk Daerah Penyangga Ibu Kota Nusantara yang telah dirapatkan pada Jumat (23/2/2024) kemarin. Apalagi Sulbar sebagai salah satu wilayah provinsi penyangga IKN, dan kami (Bapperida Sulbar) diikutsertakan sebagai anggota tim teknis penyusunan peraturan tersebut,” kata Junda saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/2/2024).
Junda pun menjelaskan, susunan keanggotaan Tim Teknis Penyusunan RPerpres Penyangga IKN yaitu Asisten Deputi Penguatan Daya Saing Kawasan, Kemenko Perekonomian sebagai koordinator. Sementara anggotanya terdiri dari Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, Kantor Staf Presiden, Kementerian Keuangan, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, dan Pemerintah Daerah.
Menurutnya, Sulbar merupakan wilayah potensial sebagai penyangga IKN.
“Dalam rapat, kami telah menyampaikan potensi daerah dan infrastruktur pendukung yang dimiliki Sulbar. Salah satunya, Sulbar dapat menjadi sentra logistik pangan, sentra logistik kebutuhan material, sentra dukungan terhadap energi dalam mendukung IKN,” ujarnya. (*)
Strategi dalam menangkap peluang Sulbar sebagai penyangga IKN, antara lain :
1. Mengoptimalkan potensi sumber daya alam, khususnya sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dalam rangka pemenuhan logistik dan pangan di IKN.
2. Menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan kompetitif serta peningkatan inovasi dan teknologi.
3. Percepatan pengembangan jaringan transportasi laut dan udara di Sulbar dalam mendukung konektivitas wilayah, terutama ke Ibu kota negara dan daerah lainnya.
4. Peningkatan akses jalan, baik jalan nasional, provinsi, kabupaten yang akan membuka akses ke sentra produksi, sentra industri dan distribusi ke terminal dan pelabuhan.
Bapperida Sulbar Ingatkan OPD Susun RKA 2026 Berdasarkan Skala Prioritas karena Ada Efisiensi |
![]() |
---|
Rakor Bersama DJPb, Bapperida Sulbar Sharing Soal Pembangunan Daerah |
![]() |
---|
Evaluasi Ranperda RPJMD Kabupaten Mamasa 2025–2029, Bapperida Sulbar Beri Masukan Teknis |
![]() |
---|
Kejar Target 78 Persen , Bapperida Sulbar Segera Lengkapi Bukti Dukung MCP KPK |
![]() |
---|
Bapperida Sulbar Sebut Evaluasi Ranperda RPJMD Sulbar 2025-2029 Dipenuhi, Disahkan Malam Ini |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.