Rabu, 20 Mei 2026

Bantuan Gempa

Bantuan Gempa Belum Cair, Warga Mamuju Masih Pakai Terpal Jadi Dinding Rumah

Amalia mengaku tercatat sebagai salah satu penerima bantuan gempa tahap dua kategori sedang untuk perbaikan rumah.

Tayang:
Penulis: Jufriadi | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Bantuan Gempa Belum Cair, Warga Mamuju Masih Pakai Terpal Jadi Dinding Rumah
Tribun Sulbar / Jufriadi
Hj Amalia warga Desa Botteng, Kelurahan Simboro, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), calon penerima bantuan gempa tahap yang belum cair sampai saat ini. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Hj Amalia (68) satu dari sekian warga Desa Botteng, Kelurahan Simboro, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), calon penerima batuan gemba tahap dua yang belum cair.

Amalia mengaku tercatat sebagai salah satu penerima bantuan gempa tahap dua kategori sedang untuk perbaikan rumah.

Akibat bantuan tidak ada kejelasan, Amalia terpaksa tebang pohon jati putihnya untuk jadikan dinding rumah yang telah roboh.

Amalia mengatakan bahwa dia keluarkan uang pribadi untuk biaya memperbaiki sebagian dinding rumahnya.

Sekeliling dinding rumah Amalia roboh akibat gempa bumi 15 Januari lalu.

Kata wanita paruh baya itu, sebagian dinding rumahnya belum bisa diperbaiki karena tidak memiliki uang.

"saya masih menunggu bantuan gempa tahap dua cair, baru perbaiki,” ujar Amalia saat ditemui di rumahnya, Desa Botteng, Kelurahan Simboro, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (16/1/2024).

Kondisi rumah Amalia saat ini lantainya masih retak-retak dan dindingnya masih mengunakan triplek.

Amalia berharap bantuan gempa tahap dua segera cair.

Sedankan Jaima (24), warga Dusun Ende ,Desa Salletto ,Kecamatan Simboro ,Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), masih pakai terpal untuk dinding rumahnya karna bantuan gempa tahap dua sampai saat ini belum cair.

Jaima tercatat sebagai calon penerima bantuan gempa tahap dua yang masuk dalam kategori rusak sedang.

Jaima mengatakan sejak gempa bumi pada 15 Januari 2021, rumahnya belum pernah di perbaiki.

“saat ini saya masih pakai dinding dari terpal, karna bantuan gempa stimulus tahap dua belum cair,” ujar Jaima saat ditemui di rumahnya dusun Ende, Desa Salletto, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (16/1/2024).

Dia menyebutkan, rumahnya rusak pasca gempa bumi 2021 setiap tahun harus ganti terpal untuk dinding rumahnya.

“Terpal kalau sudah lama dipakai akan robek,” tambahnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved