Pemerkosaan Anak

Alat Kelamin Infeksi, Korban Pemerkosaan di Mamuju Jalani Pemulihan Pasca Operasi

Selama mendapatkan perawatan kurang lebih satu hari, korban sudah diperbolehkan pulang dan beristirahat di rumahnya.

Penulis: Zuhaji | Editor: Nurhadi Hasbi
ilustrasi/int
Kasus kekerasan seksual dialami anak di bawah umur di Mamuju 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Korban pemerkosaan di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) jalani operasi pada alat kelaminnya karena infeksi usai dirudapaksa 10 pria.

"Sudah dioperasi di Rumah Sakit (RS) Mitra Mamuju," ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Penanganan Kekerasan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Mamuju, Hartati saat dikonfirmasi Tribun-Sulbar.com, Jumat (30/6/2023).

Kata dia, terjadi pembengkakan yang mengakibatkan alat kelamin korban bernanah.

Hingga dikhawatirkan dapat merusakkan rahim gadis belia itu apabila tidak segera ditangani.

"Jadi menurut dokter harus segera dibersihkan agar tidak berakibat fatal," sambung Hartati.

Menurutnya, korban masih sangat rentan mengalami luka serupa karena umurnya yang memang sangat muda.

Selama mendapatkan perawatan kurang lebih satu hari, korban sudah diperbolehkan pulang dan beristirahat di rumahnya.

"Memang belum waktunya, masih di bawah umur," jelasnya.

Hartati juga menceritakan mulanya korban mengeluh kesakitan.

"Orangtua korban baru pulang dari kebun, mendapati radang pada bagian kelamin anaknya di hari Senin sore," ujarnya.

Dari keterangan pihak keluarga yang diperoleh Hartati, sakit itu diakibatkan tindak persetubuhan oleh teman sebaya korban.

Aksi bejat tersebut akhirnya terbongkar usai korban mengeluh sakit dan mulai menceritakan kejadian sebenarnya pada kedua orangtua.

"Pacarnya, bahkan mulai bulan puasa lalu tapi baru berani bicara pas sakit," tutup Hartati. (*)

Laporan Wartawan Tribunsulbar.com Zuhaji

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved