Natal dan Tahun Baru

Jelang Nataru, Harga Beras di Polman Naik 2 Kali, Isi 25 Kg Tembus Rp280 Ribu

Pedagang dan pembeli mengeluh Lantaran kenaikan harga beras, sering kali diikuti dengan naiknya sejumlah bahan pokok lainya

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Ilham Mulyawan
Fahrun/Tribun-Sulbar.com
Salah satu toko beras milik Asrul di Kompleks Pasar Sentral Pekkabata, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Polman, Sulbar, Rabu (7/12/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Jelang natal dan tahun baru, harga beras di Pasar Sentral Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) mengalami kenaikan.

Sebelumnya harga beras satuan per liter Rp9.000 per liter, kini naik menjadi Rp10 ribu per liter.

Begitu pula untuk beras dalam karung yang berisi 25 kilogram (kg), awalnya berada di harga Rp 260 ribu per karung, kini naik menjadi Rp 280 ribu per karung.

Pemilik toko beras Asrul, mengaku kenaikan beras tersebut sudah dua kali selama Desember 2022 ini.

"Awalnya Rp 260, naik jadi 265, dan sekarang sudah tembus Rp 280 untuk beras 25 kg, dalam karung itu," terang Asrul saat ditemui di tokonya, Rabu (7/12/2022).

Ia mengaku kenaikan beras tersebut, sudah banyak mendapat keluhan dan tanggapan dari ibu rumah tangga.

Lantaran kenaikan harga beras, sering kali diikuti dengan naiknya sejumlah bahan pokok lainya.

"Kalau beras naik, biasanya bumbu dapur juga naik, langganan saya sudah banyak yang mengeluh," lanjut Asrul.

Dikatakan, beras merupakan makanan pokok yang wajib ada di dalam rumah tangga.

Sehingga, kenaikan beras seringkali mendapat respon yang berlebihan oleh para ibu rumah tangga.

Sementara, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Polman memastikan ketersediaan stok beras aman jelang natal dan tahun baru.

Kepala Bidang Perdagangan, Fatry mengatakan, pihaknya baru saja mengelar rapat dengan tim pengendalian infalsi daerah.

"Kalau stok jelang natal dan tahun baru tetap aman dan tersedia, tanpa ada kekurangan stok, meski sedikit mengalami kenaikan," terang Fatry saat dihubungi via telepon.

Dikatakan meski harga beras sedikit mengalami kenaikan, namun belum terlalu signifikan.

Sementara kenaikannya pun belum diketahui pasti penyebabnya, yang berkaitan dengan momentum natal dan tahun baru ini.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved