Breaking News:

Travel Belum Bisa Pastikan Biaya Tambahan Jemaah Umrah, Khususnya Biaya Karantina

"Sementara kebanyakan dari jemaah itu menggunakan vaksin sinovac, sehigga travel akan menambah biaya umrah lagi 3 hari di hotel karantina," ujar Wawan

Penulis: Abd Rahman | Editor: Hasrul Rusdi
Shutterstock
Kegiatan Umrah kembali dibuka untuk jemaah asal Indonesia 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - PT Prima Unggul Cabang Sulawesi Barat (Sulbar) belum mengeluarkan petunjuk teknis pemberangkatan perjalanan ibadah umrah.

Hal ini disampaikan Kepala Cabang PT Prima Unggul Sulawesi Barat (Sulbar), Wawan.

Wawan mengatakan, hampir semua travel sampai saat ini belum mengeluarkan harga paket terkait pemberangkatan jemaah umrah.

Karena, sampai saat ini khsusus jemaah yang menggunakan vaksinasi sinovac itu harus dilakukan karantina selama tiga hari.

Baca juga: Menko Airlangga Dukung Pengembangan Inovasi dan Teknologi Industri Tembakau

Baca juga: Kemenkumham Sulbar Raih 2 Penghargaan dari Pemprov, H.M Anwar: Motivasi untuk Kerja yang Lebih Baik

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi H.E Tawfiq F Al-Rabiah di Mekkah, Senin (22/11/2021)
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi H.E Tawfiq F Al-Rabiah di Mekkah, Senin (22/11/2021) (kompas.com)

"Sementara kebanyakan dari jemaah itu menggunakan vaksin sinovac, sehigga travel akan menambah biaya umrah lagi 3 hari di hotel karantina," ujar Wawan melalui sambungan telepon kepada Tribun-Sulbar.com,Selasa (30/11/2021).

Kendati demikian, aturan penempatan karantina jemaah juga belum diketahui pasti seperti apa.

Karena hingga saat ini belum ada informasi pasti yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi.

"Belum ada aturan karantina apakah di Mekkah, di Madina atau di Jeddah itu belum ada," sebut Wawan.

Dikatakan, kalau sudah ada regulasi jelas maka pihaknya akan siap memberangkatkan jemaah umrah.

"Kami juga saat ini masih menuggu aturan dari pusat," ungkapnya.

Sekedar diketahui, Pemerintah Arab Suadi kembali mengizinkan pendatang dari enam negara, termasuk Indonesia.

Izin masuk tersebut berlaku pada 1 Desember 2021 mendatang.

Selain Indonesia, lima negara yang diizinkan kembali masuk ke Arab Suadi untuk melaksanakan ibadah Haji dan Umrah yakni, Brasil, Pakistan, Vietnam, India dan Mesir.(*)


Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.con Abd Rahman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved