Breaking News:

UMP UMK

UMP-UMK di Sulbar Tak Naik, Ketua HIPMI Mamuju: Pengusaha Harus Tetap Kedepankan Aspek Sosial

Pandemi Covid-19 bencana alam di Sulbar menjadi salah satu pertimbangan sehingga pemerintah tidak menaikkan UMP-UMK.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Nurhadi Hasbi
Dok Ketua Hipmi Mamuju
Ketua Hipmi Mamuju, Andi Baso Darul Aksan, minta Perda sarang burung walet dikaji lebih dalam 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Upah Minumun Provinsi (UMP) dan Upah Minumun Kabupaten (UMK) di Sulbar tidak naik.

Pandemi Covid-19 bencana alam di Sulbar menjadi salah satu pertimbangan sehingga pemerintah tidak menaikkan UMP-UMK.

Diketahui, penetapan UMP dan UMK itu telah dilakukan pada tanggal 19 November 2021 kemarin.

Baca juga: UMP-UMK Sulbar Diperkirakan Tak Naik, H Sudirman: Harusnya Pemerintah Melihat Kondisi Lapangan

Baca juga: Tak Ada Kenaikan Upah Minimum di Sulawesi Barat, UMP Tetap Rp 2,6 Jutaan Tahun 2022

Ketua HIPMI Mamuju Andi Baso Darul Aksan memberikan tanggapan terkait kebijakan UMP dan UMK tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved