CPNS Sulbar 2021

Soal Kecurangan SKD CPNS, Sekprov Sulbar: Kita Tidak Ingin Rekrut Pegawai Negeri Curang

"Jika ada keterlibata staf atau penyelenggara itu harus dihukum. Bahkan kemungkinan sampai pemberhentian," tandasnya.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Habluddin
Sekprov Sulbar, Muhammad Idris saat ditemui usai hadiri acara di Hotel Maleo, Jumat (29/10/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) manyampaikan laporan kepada Polda Sulbar terkait dukaan kecurangan SKD CPNS 2021, Kamis (28/10/2021) kemarin.

Sekprov Sulbar, Muhammad Idris mengatakan, mendukung penyelidikan dilakukan Polda Sulbar terkait dukaan kecurangan SKD CPNS 2021.

"Saya sudah sampaikan ke Kepala BKD untuk menyampaikan surat laporan kepada pihak berwajib untuk ditindak lanjuti," kata Idris, di Hotel Maleo, Jumat (29/10/2021).

Lanjutnya, munculnya kasus dugaan kecurangan 59 peserta CPNS 2021 di Sulawesi Barat murni kriminal.

Karena para oknum merancang secara sistematis sehingga jumlahnya sangat banyak.

"Ini murni kriminal karena saya lihat jumlahnya banyak. Jadi ada proses memang sudah dirancang oleh oknum yang ingin menfasilitasi oleh CPNS dengan model yang mereka lakukan," ungkap Idris.

Sehingga, dia meminta agar penegak hukum memburu oknum yang terlibat.

Hal itu, diminta agar diketahui sumber masalahnya siapa pelaku terlibat.

Baca juga: UPDATE Kasus Dugaan Kecurangan SKD CPNS 2021 Sulbar dan Nasib 59 Peserta Terdeteksi

Baca juga: Ibu Rumah Tangga di Polman Ditangkap Polis, Jual Anak di Bawah Umur ke Pria Hidung Belang

"Karena kita tidak ingin merekrut pegawai negeri yang dari awal sudah curang," tegasnya.

Namun, jika salah satu staf pemprov Sulbar terbukti terlibat agar dihukum sesuai prosedur.

Karena jelas sanksinya dan masuk kategori pelanggaran berat.

"Jika ada keterlibata staf atau penyelenggara itu harus dihukum. Bahkan kemungkinan sampai pemberhentian," tandasnya.

Sekprov Sulbar, Muhammad Idris saat ditemui usai hadiri acara di Hotel Maleo, Jumat (29/10/2021).
Sekprov Sulbar, Muhammad Idris saat ditemui usai hadiri acara di Hotel Maleo, Jumat (29/10/2021). (Tribun-Sulbar.com/Habluddin)

Sebelumnya, beredar surat edaran temuan ditujukan ke Menpan RB bahwa ada kecurangan di Sulbar.

Pelaksanaan di titik lokasi (tilok) Mandiri Cost-Sharing Mandiri Kabupaten Mamuju, Pasangkayu dan Provinsi Sulawesi Barat (Gedung PKK Prov Sulawesi Barat).

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved