Breaking News:

Kemdikbud Ristek: PTM Harus Digelar Guna Menghindari Memburuknya Psikis Anak dan Learning Loss

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi terus mendorong pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM).

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Ilham Mulyawan
Kompas.com
Nadiem Makarim 

TRIBUN-SULBAR.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) terus mendorong terselenggaranya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dengan penerapan ptorokol kesehatan yang ketat dan strategi pengendalian Covid 19 di sekolah.

Hal ini guna mencegah memudarnya capaian belajar atau learning loss dan memburuknya kesehatan psikis anak-anak Indonesia.

Dikutip dari setkab.go.id, banyak anak-anak di Indonesia yang kehilangan hampir satu tahun pembelajaran sebagai akibat dari pandemi.

"Banyak anak-anak kita yang kesepian dan trauma dengan situasi ini, begitu juga dengan orang tuanya," ucap Nadiem Makarim, Mendikbud Ristek.

Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 035 Paku, Kecamatan Binuang, Polman mengikuti PTM, Senin (6/9/2021).
Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 035 Paku, Kecamatan Binuang, Polman mengikuti PTM, Senin (6/9/2021). (Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri)

Baca juga: Cegah Klaster PTM Terbatas di Sekolah: Pemerintah Terapkan Strategi Prokes dan Deteksi

Baca juga: Ketua IGI Mamuju: PTM Solusi Mengembalikan Semangat Belajar Siswa

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved