Breaking News:

Banyak Warganya Belum Terdaftar BPJS, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi Soroti Camat dan Kepala Desa

Sutinah mengatakan, dia tak ingin lagi melihat warga mamuju yang takut berobat ke rumah sakit atau puskesmas, karena tidak ada biaya

Editor: Ilham Mulyawan
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
Bupati Mamuju Hj Sitti Sutinah Suhardi ditemui di ruangan kerjanya, Rabu (1/9/2021) 

TRIBUN-SULBAR.COM - Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi menegur pemerintah tingkat kecamatan hingga desa karena masih rendahnya pendataan warga yang belum tercover BPJS Kesehatan.

Teguran ini disampaikan Sutinah ketika menghadiri Rembuk Stunting dan Kalakarya Kesehatan tingkat kabupaten, yang digelar di ballroom hotel D’Maleo, Jumat (17/9/2021) hari ini.

Sutinah mengatakan, dia tak ingin lagi melihat warga mamuju yang takut berobat ke rumah sakit atau puskesmas, karena tidak ada biaya.

"Semua sudah ditanggung pemerintah daerah melalui BPJS kesehatan, " ujarnya seperti dilansir dari laman resmi mamujukab.go.id.

Dia mendapati masih banyak kecamatan dan desa belum memasukkan usulan nama warganya, untuk didaftarkan sebagai penerima BPJS kesehatan gratis.

Tercatat Kecamatan Kalumpang dan Bonehau adalah kecamatan yang paling banyak warganya belum diusul dalam program ini.

"Tolong camat dan kades agar dapat lebih proaktif segera mengusulkan nama-nama warga yang belum tercover BPJS.

“Kita tidak mau, banyak warga yang mengeluh soal jaminan kesehatan ini, padahal sudah disiapkan anggaran cukup besar untuk menjamin kesehatan gratis masyarakat mamuju melalui BPJS,

"Sangat disayangkan kalau anggarannya sia-sia karena kuotanya tidak diisi," terang anak kandung politisi Demokrat, Suhardi Duka itu.

Pada kesempatan sama, Camat Kalumpang, Bram Thosuly berjanji menuntaskan perampungan data calon peserta BPJS di wilayah pemerintahannya.

Dia mengaku kendala pendataan ada pada akses jalan ke tiap desa, dan terbatasnya Sumber Daya Manusia (SDM) dalam penginputan data.

"Namun kami optimistis dalam waktu sebulan akan segera membenahi," ungkapnya.

Pemerintah Mamuju memang menjadikan sektor kesehatan sebagai prioritas dalam aktualisasi visi Mamuju keren.

Menargetkan 98 persen warga mamuju, tanpa terkecuali seluruhnya akan tercover dalam BPJS kesehatan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved