TOPIK
Kasus Penipuan
-
Menurut Ferdyan, pihaknya langsung menelusuri informasi yang beredar karena berpotensi mencoreng nama baik institusi kepolisian.
-
RH mengaku kepada korban bernama Alimin bisa menghentikan kasus proses hukum kasus tambang emas
-
Pelaku diduga menipu Alimin dan rekannya DR, dengan mengatasnamakan Kapolresta Mamuju, Kombes Pol. Ferdyan Indra Fahmi
-
Dalam aksinya, RH menjamin kepada Alimin dan tersangka lain inisial DR, bahwa perkara tambang ilegal yang menjerat keduanya, bisa dihentikan
-
saat undang-undang ini mulai berlaku, tindak pidana yang sedang dalam proses peradilan menggunakan ketentuan UU ini
-
Keduanya mengalami kerugian Rp60 juta demi menjadi anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Provinsi Sulsel.
-
Tersangka dan barang bukti perkara sudah diserahkan penyidik Polresta Mamuju ke Jaksa Panuntut Umum (JPU).
-
Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, fakta mengejutkan terungkap mengenai aliran dana hasil penipuan tersebut.
-
Ia keluar dari lorong sempit bertuliskan "SAT TAHTI" dengan tangan terikat cable tie berwarna kuning.
-
Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, membenarkan adanya laporan masuk terkait dugaan penipuan tersebut.
-
Korban merasa ditipu oleh tersangka hingga mengalami kerugian materiil yang cukup besar.
-
Menurut F, korban dari modus serupa diduga tidak hanya dirinya, melainkan ada sejumlah warga lain yang mengalami nasib yang sama.
-
Dalam gelar perkara itu, status kasus ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan dan IRM ditetapkan sebagai tersangka.
-
Saat ini, IRM telah mendekam di sel tahanan Polresta Mamuju untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
-
Mediasi tersebut dilakukan sebagai upaya penyelesaian permasalahan secara kekeluargaan dan berlangsung lancar, aman, serta kondusif
-
Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Polman, Rizal Djamaluddin, mengatakan tersangka Ilham Borahima sakit.
-
Menurut Kasi Humas Polresta Mamuju, pelaku mengirim pesan resmi tampak meyakinkan, berpura-pura meminta bantuan
-
Kasus kedua melibatkan dugaan penggelapan dana production house (PH) film Tegar
-
pelaku juga meminta pihak masjid atau penerima bantuan untuk meneruskan sebagian dana tersebut kepada sebuah yayasan tertentu
-
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulbar Kombes Agus Nugraha membenarkan adanya dua laporan tersebut.
-
Pelaku menawarkan layanan pengalihan KTP menjadi digital melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD).
-
Dalam pertemuan tersebut, Nursanti menawarkan peluang kerja sama bisnis tambang nikel di Morowali, Sulawesi Tengah.
-
Alih-alih digunakan untuk operasional tambang, dana itu digunakan untuk kepentingan pribadi Nursanti.
-
Tertera nama pemilik rekening Muh. Ashari Taufik melalui bank himbara dengan nomor rekening 341-9010-6952-6538.
-
pengakuan pria itu, ia membeli nasi kuning pekan lalu dengan uang Rp 100 ribu, tapi hanya menerima kembalian Rp 43 ribu. lalu menagih Rp50 ribu
-
Ade menyampaikan pihaknya juga terus bekerja sama dengan pihak berwenang untuk memastikan proses hukum berjalan transparan dan adil.
-
Hasri kembali menegaskan bahwa nama-nama yang ia laporkan itu memiliki peran masing-masing.
-
Selain kedua mantan pejabat ini, delapan orang lainnya juga ikut dilaporkan. Termasuk ada oknum TNI.
-
Pelaku mengaku berasal dari Kabupaten Mamuju, lalu menawarkan satu unit motor seharga Rp4 juta kepada korban.
-
Kedua orang terduga pelaku tersebut diamankan saat sedang memberikan selebaran undian berhadiah sebuah kendaraan kepada calon korbannya.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved