Sabtu, 11 April 2026

Kasus Penipuan

Waspada! Modus Penipuan Catut Nama Kapolresta Mamuju, Incar Kepala Desa

Menurut Kasi Humas Polresta Mamuju, pelaku mengirim pesan resmi tampak meyakinkan, berpura-pura meminta bantuan

Tayang:
Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Waspada! Modus Penipuan Catut Nama Kapolresta Mamuju, Incar Kepala Desa
Istimewa
MODUS PENIPUAN- Penipuan dengan modus mencatut nama pejabat kepolisian kembali terjadi di Mamuju, Sulawesi Barat. Kali ini, pelaku menggunakan identitas dan foto Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ardi Sutriono, untuk menipu sejumlah kepala desa melalui aplikasi WhatsApp. 
Ringkasan Berita:
  • Penipuan dengan modus mengatasnamakan Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ardi Sutriono, menimpa sejumlah kepala desa melalui WhatsApp.
  • Polresta Mamuju menegaskan Kapolresta tidak pernah meminta bantuan; masyarakat diminta waspada terhadap pesan mencurigakan.
  • Polisi kini menyelidiki pelaku dan mengimbau masyarakat mengonfirmasi informasi ke call center resmi 110 Polri.

 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Penipuan dengan modus mencatut nama pejabat kepolisian kembali terjadi di Mamuju, Sulawesi Barat. 

Kali ini, pelaku menggunakan identitas dan foto Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ardi Sutriono, untuk menipu sejumlah kepala desa melalui aplikasi WhatsApp.

Menurut Kasi Humas Polresta Mamuju, pelaku mengirim pesan resmi tampak meyakinkan, berpura-pura meminta bantuan tertentu kepada para kepala desa. 

Baca juga: Mabuk Miras dan Teriak-teriak di Kamar Kos, Sekelompok Pemuda di Mamuju Ditegur Polisi

Baca juga: UPDATE Cuaca Sulbar Pagi hingga Sore Ini, BMKG Minta Warga Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

“Kapolresta Mamuju tidak pernah meminta bantuan dalam bentuk apa pun kepada kepala desa maupun pihak lain. Nomor WhatsApp yang digunakan pelaku bukan milik Kombes Pol Ardi Sutriono,” ujar Kasi Humas, Selasa (16/12/2025).

Kejadian ini menyoroti pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap pesan mengatasnamakan pejabat publik. 

Aparat kepolisian meminta masyarakat untuk tidak menanggapi pesan mencurigakan, tidak memberikan uang, data pribadi, atau informasi penting, serta segera mengonfirmasi ke call center resmi 110 Polri.

Polresta Mamuju kini tengah menelusuri pelaku dan menekankan peran aktif masyarakat dalam mencegah tindak pidana serupa. 

Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ardi Sutriono, menegaskan perlunya kesadaran kritis terhadap setiap informasi yang diterima agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan.(*)

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved