Jumat, 17 April 2026

kasus penikaman

Bentor Bersenggolan di Wonomulyp Polman Berujung Tikam

Kejadian itu sempat memicu cekcok antara keduanya, namun berhasil dilerai oleh warga sekitar

Tayang:
Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto Bentor Bersenggolan di Wonomulyp Polman Berujung Tikam
Tribun-Sulbar.com/Polsek Wonomulyo
Pelaku Penganiayaan Sajam Diamankan - terduga pelaku bernama Sapri (44), yang juga berprofesi sebagai pengemudi bentor dan berdomisili di Jalan Kesadaran, Kelurahan Sidodadi diamankan polisi usai diduga menikam 

Ringkasan Berita:Kronologi Peristiwa
1. Bentor milik korban dan pelaku bersenggolan di area Pasar Ikan Wonomulyo (05.30 WITA) yang memicu cekcok mulut namun sempat dilerai warga.
2. Korban merasa terancam lalu memanggil dua saudaranya untuk menemui pelaku dengan niat menyelesaikan masalah secara baik-baik.
3. Korban dan saksi bertemu pelaku di Jalan Kesadaran. Pelaku yang merasa terancam langsung mencabut sebilah parang.
4. Saat korban mencoba menenangkan, pelaku menikam korban satu kali

 

TRIBUN-SULBAR.COM - Seorang pengemudi becak motor (bentor), menjadi korban penikaman setelah cekcok dengan sesama pengemudi bentor usai kendaraan mereka bersenggolan di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Minggu (8/3/2026). 

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kesadaran, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali mandar (Polman), Sulawesi Barat.

Personel Polsek Urban Wonomulyo bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam tersebut.

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Halaman 46 Soal Iklan Kedai Cukur

Baca juga: Harga Emas Batangan Antam, Senin 9 Maret 2026 Kembali Anjlok

Korban diketahui bernama Wahyudi (45), warga Tokelau, Desa Arjosari, Kecamatan Wonomulyo. 

Sementara terduga pelaku bernama inisial S (44), yang juga berprofesi sebagai pengemudi bentor dan berdomisili di Jalan Kesadaran, Kelurahan Sidodadi.

Kapolsek Urban Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna, S.I.K. mengatakan, pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Setelah menerima laporan, personel kami segera menuju TKP untuk melakukan penyelidikan awal, mengumpulkan bahan keterangan serta mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan kejadian tersebut,” ujar Kapolsek.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, insiden bermula sekitar pukul 05.30 WITA di area Pasar Ikan Wonomulyo saat bentor milik korban dan pelaku bersenggolan. 

Kejadian itu sempat memicu cekcok antara keduanya, namun berhasil dilerai oleh warga sekitar.

Sekitar pukul 06.00 WITA, korban menghubungi dua saudaranya dan mengaku mendapat ancaman dari pelaku. 

Mendengar hal tersebut, kedua saksi kemudian mendatangi korban dan berinisiatif mencari pelaku untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik.

Tak lama kemudian, korban bersama para saksi bertemu dengan pelaku di Jalan Kesadaran. 

Namun saat dihampiri, pelaku yang merasa terancam langsung mencabut sebilah parang dan mengancam korban agar tidak mendekat.

Situasi Sempat Memanas

Ketika korban dan saksi mencoba menenangkan pelaku, pelaku justru melakukan penganiayaan dengan cara menikam korban satu kali menggunakan parang.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved