Pencarian Orang Hilang
8 Hari Hilang, Pria di Pasangkayu Ditemukan Tewas Tinggal Tulang Belulang
Ia juga memastikan tidak ada laporan orang hilang lain di wilayah tersebut, sehingga identitas korban diyakini
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/orang-hilang-pasangkayu.jpg)
Ringkasan Berita:
- Syamsul (32), pria yang dilaporkan hilang di Dusun Salubulu, Kecamatan Pasangkayu, ditemukan meninggal dunia di area kebun sawit pada hari kedelapan pencarian, Minggu (10/5/2026).
- Korban ditemukan dalam kondisi tinggal tulang belulang sekitar 300 meter dari lokasi ditemukannya sandal korban sebelumnya. Keluarga mengenali korban dari pakaian terakhir yang dikenakan.
- Tim SAR gabungan langsung mengevakuasi jenazah ke rumah duka untuk dimakamkan.
TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Upaya pencarian terhadap Syamsul (32), pria yang dilaporkan hilang di wilayah Dusun Salubulu, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, akhirnya membuahkan hasil.
Pada hari kedelapan pencarian, Minggu (10/5/2026), korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area kebun sawit, sekitar 300 meter dari titik ditemukannya sandal korban beberapa hari sebelumnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasangkayu, Arhamuddin, saat ditemui di Kantor BPBD Pasangkayu mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi jenazah yang sudah rusak dan tinggal tulang belulang.
Baca juga: Ramalan Shio Hari Ini, Shio Tikus Makin Percaya Diri, Shio Kerbau Diminta Tetap Tenang
Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 11 Halaman 173, Resume Kitab 7 Ulama Nusantara Indonesia
“Korban ditemukan hari ini sekitar pukul 10.04 WITA oleh seorang petani bernama Ardi, pemilik kebun sawit di lokasi penemuan,” ujar Arhamuddin.
Ia menjelaskan, lokasi penemuan berada tidak jauh dari titik terakhir ditemukannya sandal korban saat proses pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Menurutnya, jenazah korban pertama kali dikenali dari pakaian terakhir yang digunakan korban sebelum dinyatakan hilang.
“Meski kondisi jenazah sudah hancur, keluarga mengenali dari pakaian terakhir yang dikenakan korban,” katanya.
Arhamuddin mengatakan, dugaan penyebab meninggalnya korban belum dapat dipastikan.
Namun berdasarkan informasi keluarga, korban diduga memiliki riwayat gangguan mental.
“Untuk penyebab meninggalnya belum diketahui pasti, tapi korban memang diduga memiliki riwayat mental,” jelasnya.
Ia juga memastikan tidak ada laporan orang hilang lain di wilayah tersebut, sehingga identitas korban diyakini benar merupakan Syamsul.
Setelah menerima laporan penemuan korban pada pukul 10.20 WITA, tim SAR gabungan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.
Pada pukul 11.00 WITA, tim melakukan persiapan evakuasi, kemudian pukul 11.15 WITA tiba di lokasi penemuan korban.
Selanjutnya, pukul 11.21 WITA korban dievakuasi menuju rumah duka dan tiba pada pukul 11.29 WITA.
Usai dievakuasi, jenazah korban kemudian dimakamkan pihak keluarga.
Dalam operasi pencarian ini, sejumlah unsur terlibat di antaranya Tim Rescue USS Pasangkayu, BPBD Kabupaten Pasangkayu, Polres Pasangkayu, Bhabinsa Pasangkayu, Wahdah Peduli Kabupaten Pasangkayu, SAR Hidayatullah, serta kerabat korban dan masyarakat setempat.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan
| 7 Hari Pencarian Nihil, Penumpang KM Bukit Siguntang Resmi Dinyatakan Hilang |
|
|---|
| Hilang 5 Hari di Kebun, Remaja 18 Tahun di Mamasa Ditemukan Tewas di Sungai |
|
|---|
| Pencarian Bocah Alfatih di Perairan Pulau Saboyan Mamuju Masuki Hari Keenam Masih Nihil |
|
|---|
| Remaja 18 Tahun di Mamasa Hilang di Dalam Hutan, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian |
|
|---|
| Gelombang 2,5 Meter, Operasi Pencarian Bocah Tenggelam di Saboyan Mamuju Dilanjut Besok Pagi |
|
|---|