Senin, 20 April 2026

Angin Kencang

Lapak Pedagang di Pasar Smart Pasangkayu Ambruk Usai Diterjang Angin Kencang

Tenda-tenda berwarna biru dan oranye yang sebelumnya berdiri rapi, roboh dan terlipat, sebagian rangkanya patah

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Lapak Pedagang di Pasar Smart Pasangkayu Ambruk Usai Diterjang Angin Kencang
Taufan/Taufan
ANGIN KENCANG-Deretan lapak pedagang di bagian depan Pasar Smart Pasangkayu, Kelurahan Pasangkayu, tampak rusak parah usai diterjang angin kencang dan hujan deras pada Jumat (27/2/2026) pagi. Tenda-tenda jualan roboh dengan rangka yang patah, sementara dagangan berupa sayur dan buah-buahan berserakan di atas aspal yang basah. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material akibat peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.00 WITA ini diperkirakan mencapai jutaan rupiah. 

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah lapak pedagang di Pasar Smart Pasangkayu rusak parah akibat angin kencang yang terjadi Jumat (27/2/2026) pagi. Tenda roboh, rangka patah, dan dagangan berserakan di aspal.
  • Mayoritas dagangan terdampak adalah buah dan sayur, termasuk tomat, cabai, kol, sawi, pisang, dan jeruk. Pedagang berusaha menyelamatkan barang yang masih bisa dijual.
  • Angin disertai hujan deras berlangsung sekitar pukul 07.00–08.00 WITA. Kerugian material diperkirakan mencapai jutaan rupiah

 

 

TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Sejumlah lapak pedagang di Pasar Smart Pasangkayu porak-poranda usai dihantam angin kencang, Jumat (27/2/2026) pagi.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 08.30 WITA, deretan lapak yang berdiri di bagian depan Pasar Smart, tepat di tepi jalan utama Kelurahan Pasangkayu, tampak rusak parah. 

Tenda-tenda berwarna biru dan oranye yang sebelumnya berdiri rapi, roboh dan terlipat, sebagian rangkanya patah diterjang angin.

Baca juga: Arsal Aras Perintahkan OPD Data Potensi Budaya Mamuju Tengah untuk Pendaftaran Merek Kolektif

Baca juga: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Sulbar Hari Ini

Terpal beterbangan dan tersangkut di tiang listrik maupun pohon di sekitar pasar. 

Meja-meja kayu bergeser dari posisi semula, bahkan ada yang terbalik. 

Peti-peti buah berserakan di atas aspal yang masih basah oleh hujan.

Mayoritas dagangan yang terdampak adalah buah dan sayur. 

Tomat, cabai, kol, sawi, hingga pisang dan jeruk tampak bercampur dengan genangan air dan lumpur. 

Beberapa pedagang terlihat memunguti dagangan yang masih bisa diselamatkan, sementara lainnya hanya terduduk lemas menyaksikan lapaknya hancur.

Suasana di lokasi sempat dipenuhi suara tangisan dan teriakan panik. 

Sejumlah pedagang perempuan terlihat menutup wajahnya dengan tangan, menahan tangis. 

Anak-anak yang ikut bersama orang tuanya tampak ketakutan dan berlindung di dalam bangunan pasar.

Angin kencang disebut datang secara tiba-tiba. Langit yang sejak pagi terlihat mendung pekat berubah semakin gelap, disusul hembusan angin yang makin lama makin kuat.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved