Angin Kencang
Lapak Pedagang di Pasar Smart Pasangkayu Ambruk Usai Diterjang Angin Kencang
Tenda-tenda berwarna biru dan oranye yang sebelumnya berdiri rapi, roboh dan terlipat, sebagian rangkanya patah
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/fewfgrwef.jpg)
Ringkasan Berita:
- Sejumlah lapak pedagang di Pasar Smart Pasangkayu rusak parah akibat angin kencang yang terjadi Jumat (27/2/2026) pagi. Tenda roboh, rangka patah, dan dagangan berserakan di aspal.
- Mayoritas dagangan terdampak adalah buah dan sayur, termasuk tomat, cabai, kol, sawi, pisang, dan jeruk. Pedagang berusaha menyelamatkan barang yang masih bisa dijual.
- Angin disertai hujan deras berlangsung sekitar pukul 07.00–08.00 WITA. Kerugian material diperkirakan mencapai jutaan rupiah
TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Sejumlah lapak pedagang di Pasar Smart Pasangkayu porak-poranda usai dihantam angin kencang, Jumat (27/2/2026) pagi.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 08.30 WITA, deretan lapak yang berdiri di bagian depan Pasar Smart, tepat di tepi jalan utama Kelurahan Pasangkayu, tampak rusak parah.
Tenda-tenda berwarna biru dan oranye yang sebelumnya berdiri rapi, roboh dan terlipat, sebagian rangkanya patah diterjang angin.
Baca juga: Arsal Aras Perintahkan OPD Data Potensi Budaya Mamuju Tengah untuk Pendaftaran Merek Kolektif
Baca juga: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Sulbar Hari Ini
Terpal beterbangan dan tersangkut di tiang listrik maupun pohon di sekitar pasar.
Meja-meja kayu bergeser dari posisi semula, bahkan ada yang terbalik.
Peti-peti buah berserakan di atas aspal yang masih basah oleh hujan.
Mayoritas dagangan yang terdampak adalah buah dan sayur.
Tomat, cabai, kol, sawi, hingga pisang dan jeruk tampak bercampur dengan genangan air dan lumpur.
Beberapa pedagang terlihat memunguti dagangan yang masih bisa diselamatkan, sementara lainnya hanya terduduk lemas menyaksikan lapaknya hancur.
Suasana di lokasi sempat dipenuhi suara tangisan dan teriakan panik.
Sejumlah pedagang perempuan terlihat menutup wajahnya dengan tangan, menahan tangis.
Anak-anak yang ikut bersama orang tuanya tampak ketakutan dan berlindung di dalam bangunan pasar.
Angin kencang disebut datang secara tiba-tiba. Langit yang sejak pagi terlihat mendung pekat berubah semakin gelap, disusul hembusan angin yang makin lama makin kuat.
| Pagi Ini Angin Kencang Landa Bambaira Pasangkayu, Warga Waspada |
|
|---|
| Diterjang Angin Kencang, Monumen di Jalan Moh Hatta Patah dan Terhempas |
|
|---|
| Angin Kencang Rusak Rumah Warga Babana Mamuju Tengah |
|
|---|
| Angin Kencang dan Gelombang Besar Rusak Gazebo dan Tanggul Pantai di Pasangkayu |
|
|---|
| Diterjang Angin Kencang, Atap Gedung UPTD KB Majene Terbang dan Timpa Mobil |
|
|---|