Selasa, 19 Mei 2026

Banjir Rob

Ombak Terobos Tanggul, Banjir Rob Rendam Jalan Desa Pangiang, Pengendara Kesulitan Melintas

Sejumlah pengendara tampak berhati-hati saat melintas, bahkan sebagian memilih balik arah karena khawatir terjatuh.

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Ombak Terobos Tanggul, Banjir Rob Rendam Jalan Desa Pangiang, Pengendara Kesulitan Melintas
Taufan
BANJIR ROB PASANGKAYU- -Banjir rob kembali terjadi di Desa Pangiang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu. Air laut naik hingga ke badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas warga, Sabtu (10/1/2026).Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi, ombak dari laut yang berada tepat di samping jalan menerobos tanggul dan masuk ke badan jalan. 

Ringkasan Berita:
  • Banjir rob kembali terjadi di Desa Pangiang, Kecamatan Bambalamotu, Pasangkayu, Sabtu (10/1/2026), menggenangi jalan penghubung desa hingga setinggi betis orang dewasa dan mengganggu arus lalu lintas.
  • Ombak laut menembus tanggul, merusak dua gazebo dan tanggul penahan ombak, sementara sisa pasir menumpuk di badan jalan sehingga membahayakan pengendara.
  • Warga berharap pemerintah segera memperbaiki tanggul secara permanen. BPBD Pasangkayu sementara mendorong penanaman mangrove

 

TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Banjir rob kembali terjadi di Desa Pangiang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu. Air laut naik hingga ke badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas warga, Sabtu (10/1/2026).

Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi, ombak dari laut yang berada tepat di samping jalan menerobos tanggul dan masuk ke badan jalan. 

Akibatnya, jalan penghubung desa tersebut tergenang air laut sepanjang kurang lebih 30 meter.

Baca juga: Ditinggal saat Masak Minyak Kelapa, Dapur Warga Polewali Polman Hangus Terbakar

Baca juga: Erosi Sungai, Rumah Warga di Tampaure Pasangkayu Terancam, Tinggal 3 Meter dari Bibir Sungai

Tinggi air di atas jalan mencapai betis orang dewasa. 

Kondisi ini menyebabkan pengendara, khususnya kendaraan roda dua, kesulitan melintas. 

Sejumlah pengendara tampak berhati-hati saat melintas, bahkan sebagian memilih balik arah karena khawatir terjatuh.

Padahal, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses warga Desa Pangiang untuk keluar desa menuju jalan poros.

Salah seorang warga setempat, Papa Dini, yang ditemui di lokasi mengatakan banjir rob seperti ini sudah sering terjadi, terutama saat musim ombak tinggi.

banjir ron
BANJIR ROB-Kondisi jalan di Desa Pangiang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, digenangi air laut yang naik hingga ke badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas warga, Sabtu (10/1/2026).

“Kejadian seperti ini sudah sering, apalagi kalau musim ombak seperti sekarang,” ujarnya.
Ia menambahkan, hantaman ombak tidak hanya menggenangi jalan, tetapi juga merusak fasilitas di sekitar pantai. 

Dua gazebo yang berdiri di balik tanggul dilaporkan rusak akibat terjangan ombak.
Selain itu, tanggul penahan ombak juga mengalami kerusakan. 

Tampak retakan pada bagian tanggul, bahkan pondasinya terlihat tergali akibat hantaman air laut. 

Upaya penahan sementara berupa karung berisi pasir yang sebelumnya dipasang juga telah rusak.

Akibat air laut yang kerap naik ke jalan, sisa-sisa pasir pantai turut terbawa arus dan menumpuk di badan jalan, sehingga semakin membahayakan pengendara.

Papa Dini berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki tanggul dan memberikan penanganan permanen agar banjir rob tidak terus berulang.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved