Opini
Ziarah Intelektual
Di hadapan Tuhan, pencinta ilmu itu akan terangkat di sisi-Nya. Dan itu adalah janji Tuhan yaitu orang konsisten menapaki jalan keilmuan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Ilham-Sopu.jpg)
Keberhasilan Nabi dan para sahabatnya beserta seluruh masyarakat Madinah pada waktu itu itu karena peran Nabi yang sangat sentral, sebagai sumber peradaban, tokoh pemersatu, yang dapat mempersatukan masyarakat madinah selama ini sebelum kehadiran Nabi selalu dalam pertikaian yang tidak ada hentinya.
Namun Nabi dapat menyatukan berbagai kelompok tersebut, lewat suatu perjanjian dimana Nabi menjadi pionir atau konseptor dan mencoba mengakomodasi berbagai kepentingan dari kelompok yang ada di kota madinah.
Itulah ziarah intelektual yang dilakukan oleh Nabi bersama sahabat-sahabatnya, peran Nabi begitu sangat besar dalam pencerdasan umat, baik ketika berada di Makkah selama 13 tahun maupun ketika berada di Madinah selama 10 tahun, suatu prestasi sangat luar biasa yang diperankan oleh Nabi bersama sahabat-sahabatnya dalam menciptakan suatu masyarakat yang dilandasi jiwa ketauhidan yang kuat.
ziarah intelektual ini memberikan bekas atau jejak keilmuan yang diwarisi kepada umat-umat sesudah masa kenabian dan para sahabat.
Itulah warisan Nabi yang menjadi kunci kemajuan dan keberhasilan Nabi, dalam memberikan warisan intelektual, dan ini menjadi tugas generasi hari ini untuk menjadi jalan dalam pengembangan masyarakat yang tidak pernah lepas kegiatan-kegiatan keilmuan atau banyak melakukan ziarah Intelektual.(*)
| Infodemik Dukono Ketika Konten Viral Mengalahkan Peringatan Bencana |
|
|---|
| Penguatan Dolar Amerika Serikat dan Tantangan Ketahanan Ekonomi Sulawesi Barat |
|
|---|
| Pendidikan Buka Pasar |
|
|---|
| Menanti Pembuktian "Assa" untuk Petani Polman |
|
|---|
| Kado Ulang Tahun Duta Sheila On 7: Single Baru atau Keteladanan yang Tak Pernah Usang? |
|
|---|