2 Jam Dialog dengan Gubernur Sulsel Buntu Massa Luwu Raya Akan Tutup Jalan Lagi
Yandi mengatakan tidak ada solusi ditawarkan Andi Sudirman terkait permintaan pemekaran Luwu Raya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260126-demo-eskavator-luwu-raya.jpg)
Ringkasan Berita:Dampak Situasi1. Penghadangan: Mahasiswa sempat menghadang kendaraan Gubernur saat hendak meninggalkan lokasi pertemuan.2. Ancaman Aksi Lanjutan: Karena merasa tidak puas, mahasiswa mengancam akan melanjutkan perjuangan, termasuk potensi penutupan jalan trans-Sulawesi di wilayah Luwu Raya hingga Makassar.3. Latar Belakang Aksi: Sebelumnya, akses jalan menuju Luwu sudah sempat lumpuh selama dua pekan akibat aksi massa.
TRIBUN-SULBAR.COM - Selama 2 jam, perwakilan massa Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) Raya Bersama Wali Kota Palopo Naili Trisal, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri, serta Bupati Luwu Patahuddin bertemu dengan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman di Baruga Asta Cita, Rujab Gubernur Sulsel, Makassar, Sulawesi Selatan pada Kamis (29/1/2026).
Pertemuan itu guna membahas isu panas desakan pembentukan Provinsi Luwu Raya.
Warga dan mahasiswa bahkan sempat menutup akses jalan menuju Luwu selama dua pekan.
Baca juga: Tak Terima Dipecat Sepihak, Belasan Aparat Desa Batu Makkada Mengadu ke Dinas PMD Mamuju
Baca juga: Kunci Jawaban Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 2 SD: Belajar Cerita Tentang Bela
Usai bertemu Andi Sudirman Sulaiman, Ketua PP Ipmil Luwu Yandi kecewa.
Menurutnya tidak ada solusi ditawarkan Andi Sudirman terkait permintaan pemekaran Luwu Raya.
"Pertemuan gagal yang hanya sifatnya normatif dan sosialisasi," jelas Yandi dikutip dari Tribun-Timur.com.
Tidak dibahas pemecahan masalah Daerah Otonomi Baru (DOB), untuk pembentukan Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah.
"Haraoan kami dari pertemuan tadi sebenarnya mengarah pada persoalan pengawalan pemekaran Kabupaten Luwu Tengah," ujarnya menambahkan.
Memang, moratorium DOB yang saat ini membatasi pemekaran belum dicabut oleh pemerintah pusat.
Namun Yandi menyebut, seharusnya pemerintah Sulawesi Selatan mengawal permintaan pemekaran ke pemerintah pusat.
Ia menilai komitmen pengawalan pemekaran ini tidak hadir dalam pertemuan tersebut.
Usai pertemuan, Yandi bersama sejumlah mahasiswa sempat menghadang Gubernur Andi Sudirman Sulaiman ketika adik kandung Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman itu hendak meninggalkan Baruga Asta Cita, tepatnya di belakang Masjid Rumah Jabatan Gubernur.
Mediasi lanjutan yang coba dibangun pun tak membuahkan hasil.
Massa lalu kembali ke Baruga Asta Cita.
Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL)
Luwu Raya
provinsi luwu raya
Andi Sudirman Sulaiman
Sulsel
| Rute Mamuju - Bone Akan Dibuka Sulbar dan Sulsel Siapkan Subsidi Fly Jaya Air |
|
|---|
| Kasatpol PP Sulsel Minta 2 Warga Maros Kena Tipu Rekrutmen Lapor Polisi Saja, Lepas Tangan? |
|
|---|
| 2 Warga Maros Kena Tipu, Bayar Rp60 Juta Demi Jadi Anggota Satpol PP Sulsel, Libatkan Orang Internal |
|
|---|
| Prof Heriyati Yatim Terpilih Secara Aklamasi Pimpin BPW KWMSB Sulsel |
|
|---|
| KAPMI Sulsel Gelar Silaturahmi di Makassar, Singgung Rencana Liga Santri |
|
|---|