Selasa, 2 Juni 2026

2 Jam Dialog dengan Gubernur Sulsel Buntu Massa Luwu Raya Akan Tutup Jalan Lagi

Yandi mengatakan tidak ada solusi ditawarkan Andi Sudirman terkait permintaan pemekaran Luwu Raya

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto 2 Jam Dialog dengan Gubernur Sulsel Buntu Massa Luwu Raya Akan Tutup Jalan Lagi
Tribun-timur.com
PROVINSI LUWU RAYA - Sebuah eskavator tua dipasang melintang di badan jalan di Kelurahan Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Aksi ini bagian dari unjuk rasa menuntut pembentukan Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah. 

Mereka berdiri di atas panggung dan menyampaikan kekecewaan atas hasil dialog tersebut.

“Saya sampaikan dengan tegas kepada seluruh masyarakat Luwu Raya bahwa perjuangan ini akan terus berlanjut dan tidak berhenti di sini. Jika memang harus menutup jalan selama-lamanya di Luwu Raya, bahkan hingga Kota Makassar, maka itu harus dilakukan,” tegas Yandi di hadapan Reporter Tribun-Timur.com.

Kembalikan ke Pusat

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengembalikan wewenang DOB kepada pemerintah pusat.

Lulusan Fakultas Teknik Mesin ini menyebut pemekaran wilayah tetap memungkinkan dilakukan meskipun moratorium masih berlaku.

Menurutnya, pengecualian tersebut sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat, sementara kewenangan pemerintah provinsi sangat terbatas dalam urusan pemekaran wilayah.

“Saat ini memang ada moratorium, namun ada pengecualian khusus untuk kepentingan strategis nasional. Seperti yang terjadi di Papua, itu bisa dilakukan karena kebijakan pusat,” ujar Andi Sudirman. (*)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul https://makassar.tribunnews.com/makassar/1826632/dialog-dua-jam-bareng-gubernur-dinilai-gagal-mahasiswa-luwu-raya-ancam-tutup-jalan-lagi?page=all

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved