Selasa, 21 April 2026

IAI Mamuju

Rakercab II IAI Mamuju, Fokus Evaluasi dan Penguatan Program Kerja

Ia berharap seluruh pengurus dan anggota IAI Mamuju semakin solid dalam menjalankan roda organisasi.

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Rakercab II IAI Mamuju, Fokus Evaluasi dan Penguatan Program Kerja
Istimewa/ist
RAKERCAB - Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Mamuju menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) II periode 2023–2027. Kegiatan berlangsung di Auditorium Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan, Jalan Poros Kalukku-Mamuju, Minggu (19/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • IAI Cabang Mamuju menggelar Rakercab II sebagai evaluasi dan penyusunan program kerja.
  • Kegiatan diawali seminar tentang optimalisasi konseling apoteker dalam penanganan hipertensi.
  • Rakercab menekankan penguatan profesionalisme dan kontribusi apoteker bagi masyarakat.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Mamuju, Sulawesi Barat, periode 2023-2027 menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) II di Auditorium Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan, Jalan Poros Kalukku-Mamuju, Minggu (19/4/2026).

Rakercab, kegiatan diawali dengan seminar bertema Optimalisasi Konseling Apoteker dalam Penanganan Penyakit Hipertensi: Strategi dan Implementasi untuk Peningkatan Kualitas Hidup Pasien yang dibawakan oleh Apt. Nurfausiah, S.Farm, lulusan Universitas Muhammadiyah Malang.

Dalam paparannya, Nurfausiah menekankan bahwa hipertensi masih menjadi masalah kesehatan global berdasarkan data WHO tahun 2019.

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk masih rendahnya edukasi masyarakat terkait penggunaan obat yang tepat, serta pola hidup tidak sehat seperti konsumsi garam berlebihan dan kurang berolahraga.

Baca juga: IAI Mamuju Workshop Public Speaking "The Healing Talk" untuk Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Nakes

Ketua Panitia, Apt. Nurhayati Ibrahim, S.Si, mengatakan Rakercab dilaksanakan berdasarkan program kerja organisasi dan hasil kesepakatan bersama pengurus IAI Cabang Mamuju.

“Rakercab ini bertujuan untuk mengevaluasi program kerja yang telah dilaksanakan, menyusun program kerja ke depan, memperkuat koordinasi dan kebersamaan dalam organisasi, serta menentukan langkah strategis untuk pengembangan organisasi,” ujarnya.

Ketua Pengurus Cabang (PC) IAI Mamuju, Apt Hasmiaty, menjelaskan Rakercab II merupakan lanjutan dari Rakercab I yang dilaksanakan di Malino pada 2023, sekaligus menjadi implementasi dari hasil rakercab sebelumnya.

“Untuk kepengurusan ini memang direncanakan dua kali Rakercab, dan ini menjadi Rakercab terakhir. Selain evaluasi terhadap program yang sudah maupun belum dilaksanakan, kita juga melakukan reviu program kerja,” katanya.

Ia menegaskan, Rakercab II tidak hanya sebatas evaluasi, tetapi juga menetapkan rencana tindak lanjut terhadap program yang masih relevan dengan kondisi saat ini.

“Kita ingin melihat program kerja dari Rakercab pertama yang masih relevan hingga sekarang, sekaligus menyelaraskan dengan visi PC IAI Mamuju periode 2023–2027, yakni menjadikan apoteker se-Kabupaten Mamuju sebagai apoteker yang kompeten, profesional, berdaya saing, berintegritas, dan bermanfaat,” jelasnya.

Hasmiaty menilai peningkatan profesionalisme telah berjalan melalui pertemuan bulanan dan peningkatan kapasitas anggota.

Dari sisi pengabdian masyarakat, berbagai program juga telah dilaksanakan, termasuk dukungan terhadap program pemerintah daerah.

Salah satunya adalah program OK CES atau Apoteker Keren Cegah Stunting yang dilaunching langsung oleh Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi pada tahun 2023 lalu.

Ia berharap seluruh pengurus dan anggota IAI Mamuju dapat berkontribusi aktif atau lebih interaktif dalam Rakercab II, khususnya melalui rapat komisi, untuk mengevaluasi dan merumuskan kembali program-program yang masih relevan.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved