Tewas Tabrakan
Kronologi Kecelakaan Maut Motor vs Truk Brimob di Bambu Mamuju, Pemotor Tewas di Tempat
Terkait identitas korban, polisi menyebutkan saat proses evakuasi tidak ditemukan dokumen pengenal (KTP atau SIM) pada tubuh korban.
Penulis: Suandi | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kasatlantas-Polresta-Mamuju-AKP-Arfian-saat-ditemui-di-Mapolresta-Mamuju.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor Honda Revo dan mobil minibus Satuan Brimob Polda Sulawesi Barat terjadi di Desa Bambu, Kabupaten Mamuju, Senin (20/4/2026) pagi.
Insiden tersebut mengakibatkan pengendara motor, yang hingga kini identitasnya belum diketahui, meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka serius.
Kasat Lantas Polresta Mamuju, AKP Arfian, menjelaskan peristiwa tersebut bermula saat mobil minibus Isuzu milik Brimob melaju dari arah Mapolda Sulbar menuju Desa Bambu.
Baca juga: BREAKING NEWS: Pengendara Motor Tewas Tabrakan dengan Truk Brimob di Bambu Mamuju
Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan yakni dari arah Kalukku menuju pusat Kota Mamuju meluncur sepeda motor Honda Revo bernomor polisi DC 2131 BW.
"Kronologinya, saat mobil Isuzu ini melaju dari arah Polda, pengendara motor datang dari arah Kalukku. Saat melewati jalanan yang menikung dan menanjak, pengendara motor diduga tidak dapat menguasai kendaraannya," ujar AKP Arfian kepada awak media, saat ditemui di Mapolresta Mamuju, Jl KS Tubun, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Senin (20/4/2026).
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kecepatan kedua kendaraan saat kejadian.
"Untuk penyebab pastinya masih kami dalami. Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti, keterangan saksi, serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian," tambah Arfian.
Terkait identitas korban, polisi menyebutkan saat proses evakuasi tidak ditemukan dokumen pengenal (KTP atau SIM) pada tubuh korban.
Namun, diketahui korban berjenis kelamin laki-laki, asal Kabupaten Majene, dan berdomisili di Kalukku.
Akibat kehilangan kendali, motor tersebut masuk ke jalur berlawanan dan menghantam bagian depan mobil minibus.
Benturan keras tersebut menyebabkan motor hancur total, sementara mobil Brimob mengalami kerusakan pada lampu depan kanan dan kaca depan yang retak.
Meski tidak ada warga yang melihat langsung saat tabrakan terjadi, suara benturan tersebut terdengar hingga radius 50 meter.
Sitti Surah, warga setempat, mengaku sempat mengira ada suara ban meletus.
"Saya dengar suara benturan keras sekali. Saya kira ada mobil pecah ban, tapi setelah saya lihat ke jalan, pengendara motor sudah tergeletak," kata Sitti.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi