Pesantren Terbakar
Polisi Olah TKP Cari Penyebab Ponpes Hidayatullah Mamuju Terbakar
Tim Inafis tampak mengenakan sarung tangan medis dan membawa sejumlah peralatan untuk mengidentifikasi sisa-sisa material
Penulis: Suandi | Editor: Ilham Mulyawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Polisi-olah-TKP-kasus-kebakaran-pondok-pesantren.jpg)
Ringkasan Berita:1. Kapolsekta Mamuju, AKP Mustafa, menegaskan pihaknya masih fokus mengumpulkan fakta di lapangan.2. Belum bisa dipastikan secara resmi. Polisi enggan berspekulasi mengenai kemungkinan korsleting listrik hingga data terkumpul lengkap.
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Tim Inafis Polresta Mamuju bersama jajaran Polsekta Mamuju olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran Pondok Pesantren Hidayatullah, Jalan Abd Syakur, Pasar Baru Mamuju, Sulawesi barat pada Minggu (19/4/2026).
Kebakaran ini menghanguskan Gedung pesantren.
Sebanyak enam ruang gosong dilalap Si jago Merah.
Baca juga: Kebakaran Pondok Pesantren Hidayatullah Mamuju Santri Selamat Asrama Jauh dari Lokasi Kebakaran
Baca juga: 6 Ruang Gedung Pesantren Hidayatullah Mamuju Gosong Terbakar Penyebab Masih Diselidiki
Pantauan di lokasi, petugas kepolisian telah memasang garis polisi (police line) di area yang terdampak paling parah.
Tim Inafis tampak mengenakan sarung tangan medis dan membawa sejumlah peralatan untuk mengidentifikasi sisa-sisa material yang terbakar.
Petugas terlihat teliti memeriksa puing-puing bangunan, memotret setiap sudut ruangan yang hangus, serta menandai beberapa titik yang dianggap krusial dengan papan penanda berwarna kuning.
Kapolsekta Mamuju, AKP Mustafa, mengatakan saat ini pihaknya masih dalam tahap awal pengumpulan data di lapangan.
"Kami masih fokus melakukan olah TKP untuk mencari fakta-fakta di lapangan," ujar AKP Mustafa saat ditemui di lokasi kejadian.
Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya hubungan arus pendek atau korsleting listrik, AKP Mustafa enggan berspekulasi lebih jauh.
"Kami belum bisa pastikan (penyebabnya)," tegasnya singkat.
Meski pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi mengenai pemicu kebakaran, berdasarkan pantauan dan keterangan saksi di lokasi, api diduga kuat pertama kali muncul dari gedung security.
Seorang petugas keamanan (security) yang berada di lokasi saat kejadian menunjukkan sebuah titik di sudut ruangan yang sudah menghitam.
Ia menunjuk ke posisi di mana sebuah dispenser sebelumnya terpasang, yang diduga menjadi titik awal munculnya percikan api sebelum merembet ke bangunan TK dan SD di sekitarnya.
Santri Selamat
Ketua Yayasan Hidayatullah Mamuju, Gunawan memastikan seluruh santri dalam keadaan selamat menyusul kebakaran hebat yang menghanguskan sejumlah bangunan di kompleks pesantren Hidayatullah, Mamuju pada Minggu (19/4/2026) siang.