Rabu, 3 Juni 2026

Berita Sulbar

Dispar Sulbar Rumuskan Strategi Pengembangan Pariwisata Halal

Asmadi menyebutkan, terdapat tiga rumusan catatan penting hasil rapat tersebut.

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Dispar Sulbar Rumuskan Strategi Pengembangan Pariwisata Halal
HUMAS PEMPROV SULBAR
PARIWISATA HALAL - Dinas Pariwisata (Dispar) Sulawesi Barat (Sulbar) mulai merumuskan strategi pengembangan pariwisata halal sebagai salah satu langkah mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan ke daerah ini. Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Asistensi Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi, Ekonomi Syariah, dan Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi BPSDL 2026–2030 yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulbar pada Jumat (17/10/2025). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Dinas Pariwisata (Dispar) Sulawesi Barat (Sulbar) mulai merumuskan strategi pengembangan pariwisata halal sebagai salah satu langkah mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan ke daerah ini.

Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Asistensi Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi, Ekonomi Syariah, dan Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi BPSDL 2026–2030 yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulbar pada Jumat (17/10/2025).

Rapat berlangsung di Ruang Rapat Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bapperida Sulbar.

Baca juga: Dispar Sulbar Dorong Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat

Hadir dalam rapat ini perwakilan dari Dispar Sulbar, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta sejumlah pejabat fungsional dan staf.

Rapat dipimpin oleh Kepala Bidang Riset Daerah Bapperida Sulbar, Muhammad Saleh.

Asmadi, Perencana Ahli Muda Dispar Sulbar, menyampaikan bahwa salah satu rekomendasi penting dalam rapat tersebut adalah promosi wisata halal di destinasi unggulan Sulbar yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Promosi dan sosialisasi wisata halal ke pelaku usaha pariwisata di destinasi unggulan menjadi salah satu poin rekomendasi utama," ujar Asmadi dalam rilis yang diterima Tribun-Sulbar.com.

Asmadi menyebutkan, terdapat tiga rumusan catatan penting hasil rapat tersebut.

Pertama, perlunya dukungan program yang sejalan dengan rencana aksi pengembangan ekonomi syariah, lengkap dengan target dan lokasi.

“Kedua, dibutuhkan branding, pembinaan, dan sosialisasi wisata ramah dan halal kepada para pelaku usaha pariwisata, terutama di lokasi wisata unggulan,” jelasnya.

Sementara itu, poin ketiga berkaitan dengan dorongan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui program berbasis event dan promosi pariwisata.

“Misalnya melalui kegiatan seperti Gema Sulbar, Manakarra Fair, Sandeq Silumba, serta pembuatan video promosi pariwisata,” tambah Asmadi.

Kepala Dispar Sulbar, Bau Akram Dai, menegaskan bahwa hasil pertemuan tersebut akan menjadi fokus dalam penyusunan dan pelaksanaan program kerja pihaknya ke depan.

“Rumusan hasil pertemuan ini penting untuk pembangunan pariwisata Sulbar. Dispar juga fokus pada pemantauan dan evaluasi agar program yang dijalankan selaras dengan target pembangunan ekonomi daerah,” ucap Bau Akram.

Ia menyebutkan, pengembangan pariwisata halal akan dirancang dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pelaku UMKM, penyedia jasa wisata, dan pengelola penginapan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved