Senin, 11 Mei 2026

Jalan Rusak Mamuju Tengah

SDA Melimpah, Tapi Kondisi Jalan Rusak Luput dari Perhatian, Warga Kombiling Mateng Menjerit

Jalan tersebut merupakan jalan kabupaten yang menjadi akses utama masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari

Tayang:
Penulis: Abd Rahman | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto SDA Melimpah, Tapi Kondisi Jalan Rusak Luput dari Perhatian, Warga Kombiling Mateng Menjerit
Abd Rahman/abd rahman
JALAN RUSAK- Kondisi jalan utama di Desa Kombiling, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, yang rusak parah dan dipenuhi lubang serta genangan air. Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen karena jalan tersebut menjadi akses vital untuk aktivitas sehari-hari dan distribusi hasil pertanian serta perikanan. 

Salah seorang warga, Irwan, mengaku resah dengan kondisi jalan yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki.

“Rusaknya sudah lama sekali. Kami sudah lelah juga, tapi mau bagaimana, itulah kondisi kami,” kata Irwan kepada Tribun-Sulbar.com, Minggu (10/5/2026).

Menurut dia, jalan tersebut pernah diperbaiki, namun hanya melalui penimbunan menggunakan material sertu.

“Kami ingin jalan ini dibeton atau diaspal. Karena setiap hujan pasti becek dan membahayakan warga,” ujarnya.

Pemkab Mateng Usulkan Perbaikan Jalan

Sejumlah ruas jalan rusak di Kabupaten Mamuju Tengah diusulkan untuk diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ke Kementerian Pekerjaan Umum.

Ruas jalan yang menjadi prioritas perbaikan yakni Salumanurung–Lumu, Lumu–Kire, serta Pololereng–Lamba-Lamba yang berada di Kecamatan Budong-Budong.

Kepala Dinas PUPR Mamuju Tengah, Usman, mengatakan usulan tersebut diajukan melalui skema Infrastruktur Jalan Daerah (IJD) guna meningkatkan konektivitas antarwilayah.

“Perbaikan jalan ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi masyarakat di sejumlah desa,” ujar Usman, Jumat (24/4/2026).

Selain jalan, pemerintah daerah juga mengusulkan perbaikan sistem irigasi di Daerah Irigasi Kuo, Desa Kuo, serta Daerah Irigasi Passapa di Desa Passapa.

Menurutnya, pembenahan irigasi penting untuk mendukung sektor pertanian yang selama ini terkendala pasokan air.(*)

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved