Prada Lucky Tewas

Perwira Tersangka Kematian Prada Lucky, Menhan hingga Panglima TNI Turun Tangan: Inilah Kasus Serupa

Prada Lucky bertugas di Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

|
Editor: Nurhadi Hasbi
Kolase Tribun-Sulbar.com
TNI TEWAS DIANIAYA - Prada Lucky Chepril Saputra Namo anggota TNI dari Batalyon Yonif Teritorial Pembangunan/834 Wakanga Mere ( Yonif TP/834/WM ) tewas dianiaya oleh senior dan pimpinannya. 

TRIBUN-SULBAR.COM – INILAH 20 Terduga Penganiaya Prada Lucky Bermotif Pembinaan, 3 Sosok Jenderal Bintang 4 Harus Turun Tangan

Kasus kematian prajurit TNI Angkatan Darat, Prada Lucky Chepril Saputra Namo, menjadi atensi serius petinggi TNI.

Tiga jenderal bintang empat turun tangan mengusut kasus tersebut.

Prada Lucky bertugas di Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

Baca juga: Tiga Panglima Baru Pasukan Elite TNI Akan Dilantik Presiden Prabowo

Lucky baru dua bulan resmi menjadi tentara.

Ia meninggal dunia di tangan para seniornya.

Penganiayaan bermotif pembinaan menyebabkan Lucky mengalami luka-luka serius hingga harus dilarikan ke rumah sakit dan akhirnya meninggal dunia.

Prada Lucky mengembuskan napas terakhir di RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, NTT, Rabu (6/8/2025) sekitar pukul 11.23 WITA.

Luapan emosi sang ayah, Sersan Mayor Kristian Namo, prajurit TNI aktif, membuat para petinggi militer harus turun tangan langsung.

Tiga jenderal bintang empat tersebut adalah Menteri Pertahanan Jenderal (HOR) Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Piek Budyakti, juga memberikan atensi serius atas kematian Prada Lucky.

Mayjen Piek telah menemui orang tua korban.

Selain menyampaikan duka cita yang mendalam, Pangdam IX/Udayana menegaskan bahwa kasus ini akan diusut hingga tuntas.

Mayjen Piek mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeriksa 10 terduga pelaku.

"Seluruhnya 20 tersangka sudah ditahan, kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lanjutan," ujar Mayjen Piek Budyakto saat mengunjungi kediaman Prada Lucky Namo di Kelurahan Kuanino, Kota Kupang, Senin (11/8/2025), dikutip dari POS-KUPANG.com

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved