Kompolnas Temukan 7 Fakta Baru Kasus Kematian Diplomat Muda di Kamar Kos
Komisioner Kompolnas Mohammad Choirul Anam menjelaskan, proses penyilidikan lebih mendalam terus dilakukan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/akta-baru-terungkap-kasus-kematian-diplomat.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM- Fakta baru terungkap kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berinisial ADP (39).
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) membeberkan sejumlah fakta atas penyilidikan.
Sebelumnya, ADP ditemukan tewas di kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2025).
Baca juga: Miris! Warga Polman Sakit Pernapasan Ditandu 20 Km Lewati Jalan Rusak demi ke Rumah Sakit
Baca juga: Motor Warga di Polman Terbakar karena Korslet, TKP di Belakang Kantor DPRD
Komisioner Kompolnas Mohammad Choirul Anam menjelaskan, proses penyilidikan lebih mendalam terus dilakukan.
Kemudian, pihaknya juga ke lokasi kejadian mengajak penyidik Polda Metro Jaya.
Ia menegaskan, investigasi dilakukan secara ilmiah dan berbasis data, bukan asumsi.
Berikut adalah fakta-fakta terbaru kasus kematian diplomat Kemlu, ADP, temuan dari Kompolnas di TKP.
1. Kamar Terkunci dari Dalam, Plafon dan Jendela Utuh
Temuan paling mendasar yang menjadi titik awal analisis adalah kondisi fisik kamar korban.
Kompolnas mengonfirmasi bahwa pintu kamar terkunci dari dalam menggunakan slot, bukan kunci biasa.
“Kami sudah cek langsung. Slot pintu manual itu hanya bisa dikunci dari dalam," kata dia.
"Bahkan penjaga kos diminta memperagakan ulang bagaimana saat ia mendobrak masuk setelah dipanggil oleh keluarga korban,” jelas Anam.
Selain pintu, akses lain seperti jendela dan plafon juga diperiksa.
Hasilnya, plafon dalam keadaan utuh dan tidak terdapat tanda-tanda rusak atau dijebol.
Sementara jendela tidak menunjukkan bekas dibuka paksa.
Diplomat
Kompolnas
Kematian Diplomat
Fakta Baru
Jakarta Pusat
Komisioner Kompolnas Mohammad Choirul Anam
Polda Metro Jaya
| Fakta Baru Kasus Pelecehan Remaja 14 Tahun di Pasangkayu Bertambah Jadi 13 Orang |
|
|---|
| Tak Ada Kasur, Dokter Kecantikan Richard Lee Tidur di Alas Semen-Keramik Bareng Tahanan Lain |
|
|---|
| Kemenkum Sulbar Bersama Sejumlah Anggota MKNW Periksa Dua Orang Notaris |
|
|---|
| Tersangka Kasus Narkoba, Kapolres Bima Kota Terancam 20 Tahun, Kompolnas Soroti Bandar Utama |
|
|---|
| Nasib Aiptu Ikhwan Usai Tuding Es Kue Berbahan Spons, Kini Terancam Sanksi Kode Etik Propam |
|
|---|