Harga Beras
Harga Beras di Pasangkayu Stabil Usai Idhul Adha, Dinas Perdagangan: Sempat Naik
Kenaikan harga beras saat menjelang Idhul Adha kata Nurfajarah akibat kebutuhan masyarakat tinggi, sementara pasokan menipis.
Penulis: Taufan | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Nurfajrah-bagian-pemantauan-dari-Dinas-Ko.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Harga beras di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar) dilaporkan stabil usai perayaan Idul Adha 1446 Hijriah.
Hal ini disampaikan Nurfajrah, bagian pemantauan dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Pasangkayu, Rabu (11/6/2025).
Baca juga: Rektor Ingatkan CPNS Unsulbar Mengabdi 20 Tahun Tanpa Pindah
Baca juga: Takut jadi Korban Oli Palsu, Warga Majene Pilih Ganti Oli di Bengkel Resmi
“Harga beras sempat naik sedikit saat mendekati lebaran, namun sekarang sudah mulai stabil lagi,” ujar Nurfajrah.
Kenaikan harga beras saat menjelang Idhul Adha kata Nurfajarah akibat kebutuhan masyarakat tinggi, sementara pasokan menipis.
Berdasarkan data pantauan Diskoperindag, harga beberapa jenis beda tipis dengan harga sebelumnya.
Harga beras sebelum Idhul Adha, sempat naik dengan kisaran Rp 2 ribu sampai Rp 3 ribu per kg.
"Kalau sekarang, jenis beras medium rata-rata sudah stabil, tapi kalau yang jenis premium agak mahal," katanya.
Beras Cap Nenas dan Beras Cap Jempol (varian medium) misalnya, saat ini masih di harga Rp 14 ribu per kilogram.
Sementara itu, beras premium seperti Cap Nurmadinah dan Cap Putri Duyung dijual seharga Rp 16 ribu per kilogram.
Nurfajrah berharap agar stabilitas harga ini bisa terus terjaga.
“Kami berharap harga beras ini tetap stabil, agar lebih mudah dijangkau oleh masyarakat,” tutupnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan
| Harga Beras di Pasangkayu Naik Jelang Hari Raya Iduladha 2026 |
|
|---|
| Harga Beras di Pasangkayu Tetap Stabil di Awal Ramadan, Ini Merek Beras Paling Dicari |
|
|---|
| Beras Super Premium Jadi Primadona Warga Pasangkayu Selama Ramadan, Cek Daftar Harganya |
|
|---|
| Pedagang Beras Menjerit Soal HET Beras Rp14.900 Per Kg, Tapi Modal Rp13.500, Untung Tak Seberapa |
|
|---|
| Harga Beras Anak Raja Tembus Rp103 Ribu di Alfamidi Mamuju, Warga dan Pemda Soroti Pelanggaran HET |
|
|---|