Kesiapan menjalani peran pasca-SMA harus terus ditekankan kepada siswa sebagai bagian dari proses pendewasaan. Hidup adalah rangkaian pilihan dengan berbagai konsekuensi yang harus ditanggung. Inilah materi pendidikan karakter yang penting agar tuntutan ketangguhan generasi muda dapat dijalankan secara optimal dan proporsional.
Tak dapat dipungkiri, masa SMA adalah salah satu masa terindah dalam hidup seorang manusia. Namun, jangan sampai masa indah ini berubah menjadi musibah akibat ambisi yang tidak terarah.
Perubahan pola pikir dari pelajar menjadi mahasiswa, atau peran sosial lainnya, harus menjadi titik pangkal perbaikan lintas generasi. Hal ini mutlak diperhatikan, mengingat mahasiswa selama ini seringkali hanya dipandang sebagai status baru semata. Padahal, seiring bertambahnya usia dan tingkat pendidikan, tanggung jawab moral dan intelektual juga semakin besar.(*)