Berita Viral
Setelah Kejadian Pelecehan Garut,Kini Dokter di Malang Dilaporkan Dugaan Pelecehan Pasien
Diduga oknum dokter AY melecehkan pasien perempuan berinisial QAR asal Bandung, Jawa Barat, di Rumah Sakit (RS) Persada, Kota Malang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Penasihat-hukum-QAR-31-Satria-Marwan-memberikan-keterangan-kepada.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM - Setelah kejadian dokterM Syafril Firdaus di Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar), viral melakukan aksi pelecehan terhadap pasiennya, kini giliran perbuatan dokter di Malang, Jawa Timur (Jatim) terungkap dengan kasus mesumnya.
Satu per satu kasus asusila yang melibatkan dokter mencuat ke publik.
Diduga oknum dokter AY melecehkan pasien perempuan berinisial QAR asal Bandung, Jawa Barat, di Rumah Sakit (RS) Persada, Kota Malang.
Aksi tak terpuji tersebut sebenarnya terjadi pada September 2022, namun korban yang berusia 31 tahun ini, baru berani melaporkan kejadian yang dialaminya pada April 2024.
Kuasa hukum korban, Satria Marwan mengatakan, kliennya mengalami trauma dan rasa takut setelah dilecehkan oleh AY.
Alasan itulah yang membuat korban tidak segera melaporkan perbuatan AY kepada polisi atau pihak RS.
“Kesimpulannya korban ini sebelumnya takut dan tersiksa secara batin karena memendam ini hampir tiga tahunan,” ujar Satria dikutip dari Tribun-Medan, Rabu (16/4/2025).
“Tetapi karena ada beberapa kejadian serupa beberapa waktu ini dia akhirnya memberanikan diri untuk speak up,”tambahnya.
Satria menjelaskan, kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan AY bermula ketika korban berlibur di Malang.
Namun, kondisi kesehatan korban mengalami penurunan pada 26 September 2022 dini hari.
Korban kemudian mencari RS berdasarkan review terbaik di peramban Google.
Dari situlah, korban menemukan RS Persada lalu pergi ke lokasi kejadian untuk mencari pengobatan.
Setibanya di RS Persada, korban langsung mendapat pengobatan lalu diizinkan pulang setelah proses perawatan selesai.
Namun, dokter AY sempat meminta korban untuk menyerahkan nomor handphone (HP) kepada petugas di meja perawat sebelum pulang.
“Korban diminta untuk meninggalkan nomor telepon, katanya, kalau ada perkembangan (hasil pemeriksaan kesehatan) bisa dikontak langsung oleh rumah sakit,” jelas Satria.
| Respon Ferry Irwandi Tanggapi Sindiri Anggota DPR Endipat Wijaya Sok Paling-paling |
|
|---|
| Terungkap Sosok Aktivis GMNI yang Laporkan 2 Guru SMA Luwu Utara hingga Dipecat |
|
|---|
| Pengusaha Ini Trauma, Didatangi 8 Oknum TNI-Polri dan Ditodong Pistol Minta Tebusan Rp 1 M |
|
|---|
| Selain Rambu Solo, Berikut 5 Adat dan Budaya Sakral Masyarakat Toraja |
|
|---|
| Profil Pandji, Bikin Masyarakat Toraja Murka, Diduga Hina Tradisi Sakral Rambu Solo |
|
|---|