Senin, 18 Mei 2026

Otomotif

Sering Bikin Bingung, Ini Alasan SIM Disebut Surat dan KK Disebut Kartu

Sementara itu, KK berbentuk lembaran lebih besar yang memuat data kepala keluarga dan anggota keluarga.

Tayang:
Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Sering Bikin Bingung, Ini Alasan SIM Disebut Surat dan KK Disebut Kartu
Tribun-Sulbar.com/Polresta Mamuju
SIM GRATIS - Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi memberi SIM gratis kepada 10 pelajar berprestasi di Mamuju, Rabu (18/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Banyak warganet mempertanyakan mengapa SIM disebut surat meski berbentuk kartu, sedangkan KK disebut kartu padahal berupa lembaran besar.
  • Dosen Sastra Indonesia UNS, Henry Yustanto, menjelaskan bahwa kata “surat” dalam KBBI juga dapat bermakna kartu atau tanda keterangan.
  • Secara sejarah, SIM berasal dari istilah Belanda rijbewijs yang dahulu berbentuk lembaran surat sehingga penyebutan “surat” tetap dipertahankan hingga sekarang.

 

TRIBUN-SULBAR.COM- Sebagian masyarakat mungkin pernah bertanya-tanya mengapa Surat Izin Mengemudi (SIM) disebut “surat”, padahal bentuk fisiknya berupa kartu.

Sebaliknya, Kartu Keluarga (KK) justru disebut “kartu”, meskipun bentuknya berupa lembaran kertas yang lebih besar.

Pertanyaan tersebut sempat ramai dibahas di media sosial setelah seorang pengguna Twitter dengan akun @jbiinnie menuliskan kebingungannya terkait penamaan kedua dokumen tersebut.

Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sulbar Besok

Baca juga: Viral Ambulans Pemkab Mamuju Terjebak di Sungai dan Jalan Rusak di Kalumpang

“SIM disebut surat padahal kartu, KK disebut kartu padahal surat, hmmm,” tulis akun tersebut.

Kebingungan serupa juga pernah diungkapkan oleh wikipediawan dan pegiat bahasa, Ivan Lanin.

Secara fisik, SIM memang berbentuk kartu tebal seperti KTP yang memuat identitas pemilik, mulai dari nama, alamat, tempat tanggal lahir, hingga masa berlaku.

Sementara itu, KK berbentuk lembaran lebih besar yang memuat data kepala keluarga dan anggota keluarga.

Lalu, mengapa penyebutannya berbeda?

Dosen Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret, Henry Yustanto, menjelaskan bahwa kata “surat” dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki beberapa makna.

Salah satunya adalah secarik kertas atau tanda keterangan yang juga dapat berbentuk kartu.

“Contoh pemakaian, ‘surat tanda anggota’, yang dalam hal ini diartikan juga sebagai kartu,” ujar Henry saat dihubungi Kompas.com.

Menurut Henry, istilah SIM maupun KK juga tidak lepas dari sejarah administrasi peninggalan masa Hindia Belanda.

Ia menjelaskan, SIM pada masa lalu dikenal dengan istilah rijbewijs dan berbentuk buku kecil atau lembaran surat.

Karena itu, meski kini bentuknya berubah menjadi kartu, istilah “surat” tetap dipertahankan oleh institusi yang menerbitkannya, yakni kepolisian.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved