Minggu, 19 April 2026

Bannang-bannang: Eksistensi Kue Tradisonal Khas Sulawesi Selatan

Mulanya makanan ini hanya disajikan pada acara pernikahan saja sebagai simbol ikatan yang panjang dan tidak memiliki ujung. 

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Bannang-bannang: Eksistensi Kue Tradisonal Khas Sulawesi Selatan
Ahmad Hayullah
Kue Tradisional Bannang-bannang 

Lalu, Bannang-bannang dicelupkan ke dalam larutan gula merah hingga terlumuri dengan rata. 

Bannang-bannang termasuk jenis kue tradisional yang bisa bertahan lama. Sehingga kue ini sangat menjanjikan jika dijadikan oleh-oleh khas daerah hingga nasional. 

Seorang dosen tata boga Universitas Negeri Makassar, Besse Qur’ani, mengatakan perlu inovasi yang lebih menarik dari kemasan Bannang-bannang. 

“Mungkin bisa pengembangan dari segi kemasannya. Kemasan itu ada 3 jenis, primer, sekunder, tersier. Kalau primer itu kan yang langsung menyentuh di makanan, nah sekarang kemasan seperti ini yang digunakan. Jadi sebaiknya itu dikembangkan dari segi kemasan,” ungkapnya pada Rabu, 4 Desember 2024. 

Besse juga mengatakan varian rasa bisa menjadi opsi untuk pengembangan Bannang-bannnang. 

“Dari segi rasanya atau kemasannya kan kalau kemasannya bagus bisa sampai ke nasional. apalagi makanan kekinian itu banyak varian. Bentuknya juga kan bisa dimodifikasi,” tutupnya.(*) 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved