Rabu, 20 Mei 2026

Mamasa

Pasar Impres Jokowi Dinanti Masyakarat, Yang Datang Mobil Tinja, Rama : Mengecewakan

Mirisnya, justru kementrian PUPR mala ngirim mobil pengangkut lumpur tinja ke Kabupaten Mamasa.

Tayang:
Penulis: Hamsah Sabir | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Pasar Impres Jokowi Dinanti Masyakarat, Yang Datang Mobil Tinja, Rama : Mengecewakan
ist
Aktivis masyarakat adat Kabupaten Mamasa, Taufik Rama Wijaya 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Pembangunan pasar rakyat Mamasa, sesuai instruksi presiden (Impres) Jokowi, makin tak jelas.

Sudah lewat pertengahan bulan diakhir tahun 2024 ini, kabar pembangunan pasar tersebut kian tak jelas.

Mirisnya, justru kementrian PUPR mala ngirim mobil pengangkut lumpur tinja ke Kabupaten Mamasa.

Sementara saat ini masyarakat Kabupaten Mamasa pada umumnya tengah menanti pasar rakyat yang dijanjikan mantan presiden Jokowi.

Dikonfirmasi Pj Bupati Mamasa, Dr. Zain, dirinya membenarkan jika mobil pengangkut lumpur tinja itu dari Kementrian PUPR.

"Iya dari PUPR, tapi belum serah terima, akan segera tiba di Mamasa," ujar Zain kepada Tribun-Sulbar.com, Rabu (18/12/2024).

Zain tak menjelaskan secara gamblang soal peruntukan mobil pengangkut lumpur tinja itu hingga dikirim oleh kementerian pendidikan ke Kabupaten Mamasa.

Pihaknya juga tak menjelaskan mobil tersebut ada kaitannya dengan pembangunan pasar atau tidak.

Karena itu, sejumlah aktivis di Kabupaten Mamasa menyoroti mobil pengangkut lumpur tinja itu.

Salah satunya ialah aktivis masyarkat adat Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), Taufik Rama Wijaya.

Kepada Tribun-Sulbar.com, Rama menuturkan, hal itu tentu membuat masyarakat kecewa.

Sebab menurutnya, saat ini masyarakat menunggu realisasi pembangunan pasar justru yang datang hanya mobil pengangkut lumpur tinja.

"Kondisi ini tentu mengecewakan masyarakat karena sudah lama menunggu realisasi Pasar dan Rumah Sakit, tetapi yang datang mala mobil penyedot tinja," sebut Rama kepada Tribun-Sulbar.com via WhatsApp, Rabu (18/12/2024).

Ia mengaku, masyarakat kecewa lantaran bukan realisasi pembangunan pasar atau Rumah Sakit yang datang.

Justru kata dia ,mobil pengangkut lumpur tinja yang dianggapnya tidak terlalu penting dibandingkan pasar dan RSUD.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved