Berita Mamuju

80 Persen Anggaran Dinas Ketahanan Pangan Mamuju di RAPBD 2025 untuk Belanja Pegawai

Dari pagu anggaran yang diusulkan Dinas Ketapan senilai Rp 2,8 miliar, sebanyak Rp 2,3 miliar diperuntukkan untuk belanja pegawai.

Penulis: Lukman Rusdi | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Lukman Rusdi
Pembahasan (RAPBD) 2025 oleh Komisi II DPRD bersama Dinas Ketahanan pangan Mamuju di ruang paripurna gedung DPRD Mamuju, Jl Yos Sudarso, Kelurahan Binanga Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Selasa (19/11/2024) siang. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2025 oleh Komisi II DPRD bersama Dinas Ketahanan Pangan Mamuju menyoal beberapa masalah

Pembahasan RAPBD 2025 itu berlangsung di ruang paripurna gedung DPRD Mamuju, Jl Yos Sudarso, Kelurahan Binanga Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Selasa (19/11/2024) siang.

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Sulbar Munandar Wijaya Prediksi Indonesia Menang 2-0 Lawan Arab Saudi

Baca juga: Program Makan Siang Gratis Dikwatirkan Ganggu Ketersediaan Pangan di Mamuju

Dari pagu anggaran yang diusulkan Dinas Ketapan senilai Rp 2,8 miliar, sebanyak Rp 2,3 miliar diperuntukkan untuk belanja pegawai.

Sedangkan untuk program kerja mengisahkan anggaran sebanyak Rp 500 juta.

Ketua Komisi II bidang pembangunan, keuangan dan perekonomian, Asdar mengatakan untuk memaksimalkan sisa anggaran Rp 500 juta itu, pihaknya perlu memberikan dukungan terkait program yang dijalankan.

“Beberapa hal yang mesti kita support itu  seperti persoalan edukasi ketahanan pangan dan program pasar murah,” kata Asdar kepada Tribun-Sulbar.com 

Disisi lain dari anggaran setengah miliar itu harus mengcover program makan siang bergizi gratis dari Presiden Prabnowo Subianto.

“Beberapa hal menjadi catatan, salah satunya itu program nasional yaitu makan siang gratis, darimana sumber anggarannya,”? jelas Asdar.

Terakhir ditambahkan, perlunya membahas lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait kemudian bisa menemukan solusi yang lebih baik dan lebih komprehensif

“Perlu bersama-sama duduk kembali membahas lebih lanjut terkait masalah ini,” tandasnya.

Laporan Wartawan Tribun-sulbar.com, Lukman Rusdi

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved