Berita Mamuju Tengah
Cerita Operator Excavator Tenggelam di Mamuju Tengah: 1 Menit Telat, Saya Ikut Tenggelam
Dalam insiden menegangkan tersebut sang operator bernama Sopian (36) tidak menyadari excavatornya akan tenggelam.
Penulis: Sandi Anugrah | Editor: Munawwarah Ahmad
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Tenggelamnya excavator ke dalam tanah berlumpur di Dusun Rawa Makmur, Desa Saloadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar) menyisakan kisah tersendiri bagi operatornya.
Bagaimana tidak, dalam insiden menegangkan tersebut sang operator bernama Sopian (36) tidak menyadari excavatornya akan tenggelam.
Baca juga: Kebakaran Lahan di Anjungan Pasangkayu Akibat Pembakaran Sampah
Baca juga: Kakek di Mamuju Ketahuan Cabuli Siswi SMA Berawal dari Kecurigaan Bibi Korban
"Nanti pengawas saya teriak 'lompat', baru saya sadar bahwa excavator yang saya operasikan akan tenggelam," jelasnya kepada Tribun-Sulbar.com, saat ditemui di lokasi, Senin (4/11/2024).
Awalnya, Ia mengaku tidak menyadari insiden tersebut.

Dikarenakan, saat itu dirinya fokus mengoperasikan alat berat.
Ia menjelaskan, bagian belakang excavator pertama kali tenggelam lalu disusul bagian lainnya.
"Pas saya sudah lompat dan mendarat, alat sudah tenggelam keseluruhan ke dalam tanah," ujarnya.
"Kejadiannya cepat sekali, lambat satu menit saja, saya ikut tenggelam," kenangnya.
Saat insiden terjadi, dirinya merasa bingung.
"Saya seperti mimpi dan tak percaya, sehingga itu yang membuatku bingung, untung pengawas saya terus berteriak agar melompat," ujarnya.
Ia bersyukur masih selamat atas insiden menegangkan tersebut.
"Mungkin Tuhan masih sayang sehingga masih memberi saya kehidupan," kuncinya. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Sandi Anugrah
Pemkab Mateng Kucurkan Rp300 Juta untuk Perbaikan Jalan Kompleks KTM Tobadak dan Jalur Dua Benteng |
![]() |
---|
Anggota Paskibra Sambangi DPRD Mateng Usai Jalankan Tugas, Bahas Semengat Kebangsaan Pemuda |
![]() |
---|
JOROK! Sampah Berserakan di Alun-alun Tugu Benteng Kayu Mangiwang Mateng Usai Lomba 17 Agustus |
![]() |
---|
Rusak Estetika Kota, Rumput Liar Tumbuh Subur di Trotoar Jalur Dua Trans Sulawesi Mateng |
![]() |
---|
Harga Penja Kering di Pasar Topoyo Mamuju Tengah Rp 35 Per Kilo |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.