Minggu, 12 April 2026

Moderasi Beragama

Penguatan Peran Tokoh Agama sebagai Agen Penerus dalam Moderasi Beragama

Oleh karena itu, penguatan peran dari tokoh agama sebagai agen penerus dalam moderasi beragama menjadi sangat penting.

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Penguatan Peran Tokoh Agama sebagai Agen Penerus dalam Moderasi Beragama
Istimewa
Muh Yusrang S.H, Ketua IPARI Mamuju Tengah dan Nominator Penyuluh Agama Islam Award Nasional 2023 & 2024 

Ketua IPARI Mamuju Tengah, Muh Yusrang, S.H 

INDONESIA sebagai negara dengan keberagaman agama yang tinggi, menuntut adanya upaya serius dalam menjaga kerukunan umat beragama tersebut.

Salah satu kunci utama dalam mewujudkan kerukunan tersebut adalah melalui Moderasi Beragama.

Jamak kita memahami bahwa Moderasi Beragama ialah praktek beragama yang senantiasa mengambil jalan tengah. Tidak condong pada pemahaman kiri atau radikalisme dan pemahaman kanan atau sekularisme. Melainkan senantiasa mengambil perspektif yang moderat.

Lebih lugas disampaikan salah seorang tokoh agama nasional yaitu Nurcholis Madjid atau lebih akrab disapa Gus Nur. Beliau berpendapat bahwa Moderasi Beragama itu adalah sebuah konsep kesadaran multikultural yang bertujuan mewujudkan keharmonisan masyarakat.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa moderasi beragama itu memiliki nilai-nilai seperti nilai spirit ketauhidan, nilai teologi inklusif, nilai pluralisme dan toleransi.

Maka dalam konteks ini, peran tokoh agama menjadi sangat krusial.

Sebagai figur yang sangat dihormati dan dipercaya oleh umat, tokoh agama memiliki pengaruh yang besar dalam membentuk pandangan dan perilaku umat terkait Moderasi Beragama.

Oleh karena itu, penguatan peran dari tokoh agama sebagai agen penerus dalam moderasi beragama menjadi sangat penting.

Peran Tokoh Agama

Tokoh agama memiliki peran sangat strategis dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama di tengah-tengah masyarakat.

Beberapa peran penting yang dapat dilakukan yaitu; Pertama, tokoh agama harus menjadi contoh nyata dalam menerapkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari.

Tindakan nyata yang dilakukan oleh tokoh agama akan lebih bermakna dibandingkan dengan sekedar memberikan ceramah.

Kedua, tokoh agama memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan pesan-pesan moderasi melalui khotbah, ceramah, atau media sosial.

Pesan yang disampaikan haruslah mudah dipahami dan relevan dengan konteks kehidupan masyarakat.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved