Senin, 11 Mei 2026

Berita Viral

Kata Kepsek soal Viral Guru Honorer Muna Dikeluarkan saat Masih Mengajar, terkait Pilkada Sulteng?

Viral kisah Sartika, guru honorer di Kabupaten Muna, Sulawesi Tengah (Sulteng), yang tiba-tiba dinonaktifkan saat masih mengajar.

Tayang:
Editor: Via Tribun
zoom-inlihat foto Kata Kepsek soal Viral Guru Honorer Muna Dikeluarkan saat Masih Mengajar, terkait Pilkada Sulteng?
KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKE
Seorang guru honorer, Sartika, di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, dikeluarkan dari data pokok pendidikan (dapodik), diduga karena beda dukungan antara suami dan kepala sekolah dalam pemilihan kepala daerah. Sartika saat masih mengajar di kelas. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Alangkah terkejutnya Sartika, seorang guru honorer di Kabupaten Muna, Sulawesi Tengah (Sulteng), saat mengetahui dirinya dinonaktifkan dari data pokok pendidikan (Dapodik).

Padahal, dirinya masih mengajar di Sekolah Dasar Negeri 2 Kabangka, dan terus hadir hingga Senin (1/10/2024).

Terkait hal ini, Kepala Sekolah SD Negeri 2 Kabangka, La Ganefo mengaku bingung dan tidak tahu-menahu.

ILUSTRASI Guru honorer
ILUSTRASI Guru honorer (Istimewa)

Padahal, sebelumnya sang Kepsek disebut sempat mewanti-wanti Sartika mengenai pilihan politik suaminya terkait Pilkada di Kabupaten Muna, Sulteng.

Hal ini diduga menjadi pemicu dikeluarkannya Sartika dari sekolah yang selama ini menjadi tempat pencahariannya.

"Sudah ditangani organisasi PGRI dengan Diknas. Kita bingung juga ini, sudah diingatkan oleh organisasi PGRI kalau konfirmasi sudah lengkap di sana," kata La Ganefo.

Baca juga: Fakta Viral 12 Orang Pesta Swinger Tukar Pasangan di Batu Jawa Timur, Tanpa Busana saat Digerebek

Ia menegaskan bahwa di sekolahnya tidak ada anjuran untuk terlibat dalam politik.

"Sebenarnya kalau masalah begini tidak, di sekolah itu (saya) tidak pernah anjurkan begini-begini. Saya memang kepala sekolah tapi tidak terlalu (terlibat) dengan politik," jelasnya.

La Ganefo juga mengaku terkejut mengetahui masalah Dapodik Sartika yang sudah viral di media sosial.

"Sebenarnya kalau masalah begini tidak, di sekolah itu (saya) tidak pernah anjurkan begini-begini. Saya memang kepala sekolah tapi tidak terlalu (terlibat) dengan politik," tambahnya.

Walaupun demikian, La Ganefo tidak membantah bahwa ia pernah mengingatkan Sartika mengenai keterlibatan suaminya dalam politik.

"Termasuk keponakan, tapi herannya kenapa langsung lempar (di medsos) tanpa konfirmasi," ujarnya.

La Ganefo berharap ada klarifikasi lebih lanjut mengenai masalah ini agar dapat ditangani dengan baik.

Baca juga: VIRAL Anak Kambing Berwajah Aneh Mirip Gorilla di Luyo Polman, Bermata Satu

Penuturan Sartika

Sartika yang mengajar di Sekolah Dasar Negeri 2 Kabangka mengaku bahwa ia masih hadir di sekolah pada hari Senin (1/10/2024). Namun, saat istirahat, ia mengecek akun info GTK dan mendapati statusnya berubah menjadi tidak aktif.

"Hari Senin itu saya masih masuk mengajar, saat jam istirahat, saya cek sendiri akun info GTK, saat saya cek langsung merah dan tidak aktif," ungkap Sartika saat dihubungi Kompas.com via telepon, Sabtu (5/10/2024).

Kekhawatiran Sartika semakin meningkat setelah ia mengetahui Dapodiknya dinyatakan tidak aktif.

"Saya kan pegang kelas, kelas 2, jadi saya setiap hari pergi sekolah. Tiba-tiba saya kaget dapodikku langsung begitu (non aktif)," ujarnya.

Ia juga telah menanyakan kepada operator sekolah, namun operator tersebut mengaku bingung mengenai status Dapodiknya.

Sartika menduga bahwa pengeluaran Dapodiknya berkaitan dengan pilihan politik suaminya, yang mendukung salah satu pasangan calon bupati Muna.

"Ada memang diwanti-wanti sebelumnya oleh kepala sekolah, dia sampaikan bagaimana suamiku, dia ikut terus politik. Saya bilang suami juga (pilihannya), saya ikut (pilihan) bapak saja, suamiku kan bukan ASN," jelasnya.

Hingga saat ini, Sartika belum kembali mengajar di SDN 2 Kabangka.

(Kompas.com/ Defrianto Neke)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Guru Honorer Muna Dikeluarkan dari Dapodik saat Masih Mengajar"

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved