Berita Mamasa
Dianggap Tak Becus Urus Mamasa, Massa Minta Pj Bupati M Zain Segera Dicopot
Ketua GMNI Cabang Mamasa itu menjelaskan, alasan mendasar mereka turun ke jalan lakukan aksi salah satunya ialah viralnya soal penutupan Poli RSUD
Penulis: Hamsah Sabir | Editor: Ilham Mulyawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Suasana-akai-unjuk-rasa-di-Kantor-Bupati-Mamasa.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Massa aksi yang tergabung dalam gerakan mahasiswa dan rakyat Kabupaten Mamasa, minta Kementriandalam negeri (Kemendagri) agar mencopot Pj Bupati Mamasa Dr. M Zain.
Hal itu disampaikan oleh jendral lapangan (Jendlap) aksi, Gabriel saat melakukan aksi unjuk rasa (Unras) di Kantor Bupati Mamasa, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kamis (19/9/2024).
Diketahui massa aksi tersebut melakukan aksi unjuk rasa dengan membawa sejumlah tuntutan.
Massa mengawali aksinya di Simpang Lima Mamasa, Kelurahan Mamasa, kemudian lanjut ke Kantor Bupati Mamasa.
Saat tiba di Kantor Bupati, massa ingin bertemu dengan Pj Bupati Mamasa Dr Zain namun tak berada di tempat.
"Katanya perjalanan dinas," ungkap Gabriel saat dikonfirmasi Tribun-Sulbar.com di depan Kantor Bupati Mamasa.
Massa kemudian ngotot ingin memasuki ruang Kantor Bupati Mamasa, namun dihalau aparat kepolisian.
Baca juga: Selaraskan Data Sebelum Rapat Pleno, KPU Pasangkayu Gelar Pra-Pleno Kumpulkan PPK Seluruh Kecamatan
Baca juga: Kanwil Kemenkumham Sulbar Harmonisasi Raperda Kabupaten Provinsi, Wujudkan Produk Hukum Berkualitas
Setelah beberapa saat menyampaikan orasi, massa kemudian menyegel pintu masuk Kantor Bupati Mamasa.
"Kami anggap kantor ini tidak berguna lagi, dengan begitu kami harus segel sampai tuntutan kami dipenuhi oleh Pj Bupati Mamasa," tutur Gabriel.
Ketua GMNI Cabang Mamasa itu menjelaskan, alasan mendasar mereka turun ke jalan lakukan aksi salah satunya ialah viralnya soal penutupan Poli umum RSUD Kondosapata lantaran tak tersedianya lagi obat - obatan.
"Beberapa hari lalu, viral diedia sosial bahwa poli umum RSUD Kondosapata tutup karena todak ada obat - obatan dan insentif dokter juga klaim bpjs tidak ada dibayarkan," tutur Gabriel.
Juga kata dia, gaji aparat desa dan BPJS yang sudah lama tak dibayarkan.
Sementara kata Gabriel, Pj Bupati Mamasa hanya sibuk urus konten sana sini.
"Karena itu kami anggap Zain tak becus urus Mamasa," katanya.
Dengan demikian kata Gabriel, massa aksieminta ke Kemendagri untuk segera mwncopot Pj Bupati Mamasa yang dinilai gagal dalam menjalankan tugasnya. (*)
| KISAH 50 Kepala keluarga Tempuh 1,5 Km Demi Setetes Air Bertahan di Pepana Mamasa dalam Keterbatasan |
|
|---|
| Rumah Petani di Mamasa Terbakar 7 Karung Gabah dan 5 Karung Kopi Ludes Dilalap Kerugian Rp25 Juta |
|
|---|
| Longsor Tutup Akses Jalan, 6 Desa di Tabulahan Mamasa Sudah 2 Pekan Terisolir |
|
|---|
| Bawa Materi di Retreat Pemkab Mamasa, Junda Dorong Birokrasi Kompak dan Kolaboratif |
|
|---|
| Innalillahi, Pekerja Rusun Polsek Mamasa Meninggal Mendadak Disebut Sempat Keluhkan Nyeri Dada |
|
|---|