Kamis, 23 April 2026

Berita Mamasa

Dianggap Tak Becus Urus Mamasa, Massa Minta Pj Bupati M Zain Segera Dicopot

Ketua GMNI Cabang Mamasa itu menjelaskan, alasan mendasar mereka turun ke jalan lakukan aksi salah satunya ialah viralnya soal penutupan Poli RSUD

Tayang:
Penulis: Hamsah Sabir | Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto Dianggap Tak Becus Urus Mamasa, Massa Minta Pj Bupati M Zain Segera Dicopot
Hamsah sabir
Suasana akai unjuk rasa di Kantor Bupati Mamasa Jl poros Mamsa - Polewali Deaa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Kamis (19/9/2024). Foto / Hamsah Sabir. 


TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Massa aksi yang tergabung dalam gerakan mahasiswa dan rakyat Kabupaten Mamasa, minta Kementriandalam negeri (Kemendagri) agar mencopot Pj Bupati Mamasa Dr. M Zain.

Hal itu disampaikan oleh jendral lapangan (Jendlap) aksi, Gabriel saat melakukan aksi unjuk rasa (Unras) di Kantor Bupati Mamasa, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kamis (19/9/2024).

Diketahui massa aksi tersebut melakukan aksi unjuk rasa dengan membawa sejumlah tuntutan.

Massa mengawali aksinya di Simpang Lima Mamasa, Kelurahan Mamasa, kemudian lanjut ke Kantor Bupati Mamasa.

Saat tiba di Kantor Bupati, massa ingin bertemu dengan Pj Bupati Mamasa Dr Zain namun tak berada di tempat.

"Katanya perjalanan dinas," ungkap Gabriel saat dikonfirmasi Tribun-Sulbar.com di depan Kantor Bupati Mamasa.

Massa kemudian ngotot ingin memasuki ruang Kantor Bupati Mamasa, namun dihalau aparat kepolisian.

Baca juga: Selaraskan Data Sebelum Rapat Pleno, KPU Pasangkayu Gelar Pra-Pleno Kumpulkan PPK Seluruh Kecamatan

Baca juga: Kanwil Kemenkumham Sulbar Harmonisasi Raperda Kabupaten Provinsi, Wujudkan Produk Hukum Berkualitas

Setelah beberapa saat menyampaikan orasi, massa kemudian menyegel pintu masuk Kantor Bupati Mamasa.

"Kami anggap kantor ini tidak berguna lagi, dengan begitu kami harus segel sampai tuntutan kami dipenuhi oleh Pj Bupati Mamasa," tutur Gabriel.

Ketua GMNI Cabang Mamasa itu menjelaskan, alasan mendasar mereka turun ke jalan lakukan aksi salah satunya ialah viralnya soal penutupan Poli umum RSUD Kondosapata lantaran tak tersedianya lagi obat - obatan.

"Beberapa hari lalu, viral diedia sosial bahwa poli umum RSUD Kondosapata tutup karena todak ada obat - obatan dan insentif dokter juga klaim bpjs tidak ada dibayarkan," tutur Gabriel.

Juga kata dia, gaji aparat desa dan BPJS yang sudah lama tak dibayarkan.

Sementara kata Gabriel, Pj Bupati Mamasa hanya sibuk urus konten sana sini.

"Karena itu kami anggap Zain tak becus urus Mamasa," katanya.

Dengan demikian kata Gabriel, massa aksieminta ke Kemendagri untuk segera mwncopot Pj Bupati Mamasa yang dinilai gagal dalam menjalankan tugasnya. (*)

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved