Selasa, 21 April 2026

Berita Mamasa

Kronologi Pria Diduga ODGJ Aniaya Tetangga di Mamasa

Insiden tersebut terjadi di Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Selasa (17/9/2024) petang sekitar pukul 17:30 wita.

Tayang:
Penulis: Hamsah Sabir | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Kronologi Pria Diduga ODGJ Aniaya Tetangga di Mamasa
Tribun Sulbar / Hamsah Sabir
Suasana saat korban dipukuli ODGJ dilarikan ke Rumah Sakit Banua Mamase di Desa Buntubuda, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Kronologi hingga pria diduga orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) bernama Tangke (41) di Kabupaten Mamasa, pukuli seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Jamina (36) hingga babak belur, akhirnya terungkap.

Dari informasi yang dihimpun Tribun-Supbar.com, motif insiden tersebut karena pelaku diduga kesal tak disapa kirban saat berpapasan di lokasi kejadian.

Baca juga: 2 Petani Nyambi Jadi Pengedar Narkoba di Tommo Ditangkap Polisi

Baca juga: 2 Kesalahan Ribuan Pelamar CPNS di Polman Sebabkan Gagal dan Dinyatakan TMS

Insiden tersebut terjadi di Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Selasa (17/9/2024) petang sekitar pukul 17:30 wita.

Kasat Reskrim Polres Mamasa, AKP Eru Reski menjelaskan, ketika ODGJ itu berjalan di lokasi kejadian, ia berpapasan dengan korban namun tidak saling menyapa.

ODGJ tersebut berada di belakang korban kemudian ia langsung tendang korban pada bagian belakang hingga korban terjatuh dan menyebabkan luka pada dahi.

Setelah korban terjatuh ODGJ tersebut masih menendang korban pada bagian belakang hingga korban babak belur.

"Setelah itu korban langsung pulang ke rumah dan selanjutnya dibawa ke RS Banua Mamase," ungkap Eru Reski, saat dikonfirmasi Tribun-Sulbar.com, Rabu (18/9/2024).

Kata dia, sebelumnya ODGJ tersebut memang dibebaskan berkeliaran di Desa Osango karena ia tidak pernah melakukan kekerasan.

Bahkan lanjut Kasat Reskrim, ODGJ tersebut juga telah sempat dirawat di rumah sakit jiwa di Kabupaten Polewali Mandar untuk mendapatkan pengobatan.

Namun setelah mendapat pengobatan ODGJ tersebut dipulangkan ke rumahnya namun ia tetap mengkonsumsi obat penenang.

"Kata pihak keluarga obat penenangnya telah habis dan belum diberikan lagi oleh pihak keluarga," tandasnya.

Laporan Reporter Tribun-Sulbar.com, Hamsah Sabir

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved