Senin, 27 April 2026

Berita Pasangkayu

Puluhan Rumah Terendam Banjir di Dusun Marambiau Pasangkayu

Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi, curah hujan beberapa hari terjadi di Kabupaten Pasangkayu mengakibatkan banjir di wilayah Marambiau.

Tayang:
Penulis: Muhammad Asrul | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Puluhan Rumah Terendam Banjir di Dusun Marambiau Pasangkayu
Muhammad Asrul/Tribun-Sulbar.com
Rumah milik warga di Dusun Marambiau, Desa Karya Bersama Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu terendam banjir, Selasa (30/4/2024). 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU -- Akibat curah hujan tinggi mengakibatkan beberapa wilayah terendam banjir di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar).

Salah satu wilayah terendam banjir berada di Dusun Marambiau, Desa Karya Bersama, Kecamatan Pasangkayu Kabupaten Pasangkayu, Selasa (30/4/2024).

Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi, banjir setinggu betis orang dewasa memasuki rumah warga.

Baca juga: Pedagang Kaki Lima di Anjungan Maleo Pasangkayu Curhat Sepi Pengunjung

Baca juga: Usai Lebaran, Kota Polewali Mandar Kembali "Banjir" Sampah

Selain itu, luapan air Sungai Pasangkayu menjadi penyebab banjir dan merendam puluhan rumah di Dusun Marambiau.

Termasuk Dusun Sinar Wajo, Desa Karya Bersama juga ikut terendam banjir.

Warga Dusun Marambiau, Arman mengatakan banjir terjadi sudah selama tiga hari.

"Akibat dari luapan air dari sungai Pasangkayu menjadi penyebab banjir dan merendam puluhan rumah yang ada didusun Marambiau," ucap Arman saat ditemui Tribun-Sulbar.com di lokasi banjir.

Arman, mengatakan akibat dari banjir tersebut beberapa barang dirumahnya ikut terendam.

Selain Barang-barang, pupuk juga ikut terendam dan beberapa lahan perkebunan miliknya ikut terdampak.

"Lima karung pupuk terendam dirumah, dan kebun jagung juga ikut terendam, mungkin sudah rusak semua itu jagung," ungkap Arman.

Akibat dari banjir yang menimpa Dusun Marambiau, warga merasa resah karena hewan predator banyak disekitar wilayah tersebut.

"Disini kalau banjir yang ditakuti adalah buaya, karena banyak sering muncul disekitar aliran sungai," pungkas Arman.(*)

Laporan Reporter Tribun-Sulbar.com Muhammad Asrul

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved